Ssstt… Keris Setinggi 3,5 Meter di Museum Ganesya Bisa Berdiri Tegak

Keris panjang di Museum Ganesya Malang

KOTA MALANG- Keris kerap kali menjadi benda mistis bagi masyrakat Jawa. Barang pusaka ini biasanya digunakan untuk menjaga suatu tempat dari gangguan setan atau hal-hal buruk.

Apalagi, jika keris itu bisa berdiri tanpa penyangga. Beberapa orang menganggap itu sebagai indikasi tengah terjadinya hal mistis. Namun, kemistisan itu dimentahkan semua oleh salah satu keris yang terdapat di Museum Ganesya Hawai Group Malang (HGM), yakni keris Majapahit.

Keris setinggi 3,5 meter ini bisa beridiri sendiri tanpa penyangga. Tapi, jangan anggap ini ada suatu hal yang mistis di Museum Ganesya. Sebab, anak dari Empu Fathor Rasyid, Hendrik Jatmiko mengatakan keris berumur 37 tahun ini berdiri karena alasan ilmiah.

“Almarhum bapak (Fathor Rasyid) memang ingin mengubah pandangan kalau keris itu mistis. Keris ini gak, semua itu ilmiah,” tutur Hendrik.

Buktinya, ia menjelaskan, keris seberat 17 kilogram itu membutuhkan lima kali percobaan pada bagian pegangan keris untuk membuat keris seimbang ketika berdiri.



“Ini bapak gak langsung buat langsung berdiri. Bapak harus nyoba lima kali ganti-ganti pegangan biar tepat,” tutur pria asal Sumenep itu ke radarmalang.id.

Lebih lagi, jelas bapak dua anak ini, keris itu berdiri sendiri, karena almarhum bapaknya menemukan komposisi berat yang pas antara pegangan dan keris. “Pokoknya pegangan (beratnya) dua kilogram dan kerisnya itu beratnya 15 kg itu langsung beridiri,” tuturnya.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Penyunting: Kholid Amrullah
Foto: Bob Bimantara Leander