Spotify Rilis Versi Lite Buat Ponsel Kentang

MALANG – Spotify meluncurkan aplikasi baru yang lebih ringan untuk pengguna ponsel kentang(sebutan untuk ponsel dengan spesifikasi rendah) agar dapat meraih lebih banyak pengguna di negara-negara berkembang.

Dilansir dari CNN (11/7), platform streaming musik terbesar di dunia ini meluncurkan “Spotify Lite” pada Selasa (9/7) kemarin di sistem operasi ponsel pintar Google di Asia, Amerika Latin, Afrika dan Timur Tengah.

Aplikasi tersebut didesain untuk pengguna dengan koneksi internet yang lamban atau untuk ponsel pintar dengan penyimpanan terbatas. Dengan hanya 10 megabyte (MB), platform baru ini akan lebih mudah untuk diunduh dan dapat digunakan secara terpisah dari aplikasi yang sudah ada untuk layanan streaming berbayar maupun gratis.

Spotify Lite akan tersedia di 36 negara, termasuk Brazil, Meksiko, Mesir, Arab Saudi dan India, dimana Spotify membuat debutnya awal tahun ini.
“Kami berfokus dalam memperluas perusahaan di India dan Timur Tengah,” beber Cecilia Qvist, Kepala Pemasaran Global Spotify pada konferensi teknologi di Hongkong Selasa lalu.

Qvist menambahkan, jika aplikasi itu sangat fantastis untuk melayani jaringan tersebut, sama kuatnya, sama kencangnya dan dibuat khusus untuk pasar di negara-negara berkembang.



Spotify telah diterima oleh publik dan menikmati perkembangannya yang makin kuat. Awal tahun ini, Spotify telah meraup 100 juta pelanggan berbayar di seluruh dunia, dan pada perilisannya di India pada akhir Februari, mereka meraih satu juta pendaftaran pengguna baru dalam enam hari.

Sejak itu, perusahaan asal Swedia tersebut telah membuat penawaran-penawaran kepada pengguna di negara-negara berbeda, khususnya area dimana banyak orang yang menggunakan aplikasi daring. Menurut Qvist, di India, saat ini Spotify tersedia di lima bahasa yang berbeda.

Saat ditanya mengenai pandangan pertumbuhan perusahaan, dia menolak untuk membagi berapa banyak pengguna yang diharapkan Spotify dengan penawaran barunya.

“Tapi aku merasa senang dengan yang ini,” dia menambahkan. “Jumlah streaming masih tetap bertambah.”

Penulis: Elsa Yuni Kartika
Foto: Istimewa
Penyunting: Fia