Spirit Jadi Pelopor Suporter Terkreatif

KOTA MALANG – Dulu Aremania pernah mendapat penghargaan dari PSSI sebagai suporter paling kreatif. Saat ini virus kreatif itu menjalar ke sejumlah suporter klub lain. Termasuk ke suporter PSS Sleman yang juga pernah diganjar suporter terbaik.

Kini momentum untuk kembali menjadi pelopor paling kreatif itu sudah di depan mata. Salah satunya dengan gelaran Gumebyar Aremania Smartfren mulai 18 Agustus 2019. Event yang digagas Jawa Pos Radar Malang bersama Smartfren ini menyuguhkan lomba Yel-Yel dan Koreografi Aremania. Ajang inilah menjadi pemantik kreativitas Aremania.

Rifqi Ahsanul Mahbub, Aremania Tumpang, mengatakan, acara ini sangat positif. ”Sangat bagus untuk memunculkan kembali potensi arek-arek biar bisa seperti dulu,” kata Aremania yang juga kerap dipanggil Mbah Singo itu. Menurut dia, kreativitas Aremania dulu sangat luar biasa. Suporter Singo Edan ini pernah dijuluki pelopor suporter kreatif di Indonesia.

”Ya, seperti saat di Solo dulu kami disambut sebagai guru besar (pelopor suporter kreatif),” kata Rifqi sambil tertawa.

Namun, dia melanjutkan, sekarang ini beda dengan dulu. ”Dulu kami terkenal dengan kreatif dan bisa dibilang chans yang dipakai (suporter lain) adalah dari Aremania,” kata dia.



Nah, dengan adanya lomba ini diharapkan bisa mengembalikan kreativitas yang mulai pudar. ”Mungkin, kalau bisa nanti dari lomba ini akan ada karya yang punya ciri khas sendiri-sendiri,” kata dia. Jadi, bisa menjadi identitas jelas. ”Kalau sekarang dipukul rata, yel-yel hampir sama. Tidak ada ciri khasnya,” kata dia.

Ciri khas yang dimaksud Rifqi di antaranya, seperti lagu Salam Satu Jiwa. ”Lagu itu tidak ada yang meniru dan sudah stempel Arema,” kata dia.

Lomba yel-yel dan koreografi ini nantinya akan berlangsung di Car Free Day (CFD) Jalan Simpang Balapan pada 18 Agustus. Lomba itu akan berlanjut pada 25 Agustus, 1 September, 8 September, dan terakhir 22 September.

Saat ini, pendaftaran untuk event masih dibuka. Panitia membatasi jumlah peserta 100 tim. Aremania bisa mendaftar di kantor Jawa Pos Radar Malang di Jalan Kawi 11-B (Kota Malang), Radar Kanjuruhan (Pepen, Pakisaji), Radar Batu di Jalan Pattimura (Kota Batu), dan kantor Smartfren di Jalan Cokelat, Lowokwaru. Panitia hanya membatasi 100 peserta.

Pewarta : Aris Dwi Kuncor
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Abdul Muntholib