Sosialisasikan Persiapan Penanaman Kedelai

Sosialisasikan Persiapan Penanaman Kedelai

Acara tersebut dihadiri sejumlah perwakilan instansi dan institusi. Termasuk dinas pertanian dan Kodim 0810 Nganjuk yang telah ditunjuk untuk bekerjasama mewujudkan swasembada kedelai.

Selebihnya, sosialisasi diikuti oleh 20 lembaga masyarakat desa hutan (LMDH) dan 37 kelompok kerja (pokja) peserta program perluasan area tanam (PAT) seluas 1.500 hektare untuk ditanami kedelai. “Kegiatan ini bertujuan untuk beri wawasan kepada semua pihak tentang tugas masing-masing,” kata Administratur Perhutani KPH Nganjuk Joko Siswantoro.

Di depan peserta, Joko menjelaskan tentang tugas dan kewajiban yang harus dilaksanakan Perhutani KPH Nganjuk. Yakni, sebagai penyedia lahan untuk ditanami kedelai sesuai instruksi pemerintah.

Adapun dinas pertanian, lanjut Joko, bertugas untuk mencarikan solusi dari tanaman para petani. “Jika ada masalah yang dihadapi petani terkait penanaman kedelai, dinas pertanian akan mencarikan solusinya,” lanjut Joko.

Sementara itu, Dandim 0810 Nganjuk Letkol Arh Sri Rusyono yang menghadiri acara sosialisasi kemarin mengatakan, pihaknya siap menyukseskan program swasembada kedelai pemerintah. “Kami bertugas sebagai pendamping petani atau LMDH mulai dari masa tanam hingga panen,” terangnya.

Untuk diketahui, dalam  kegiatan ini Perhutani KPH Nganjuk akan menjembatani petani atau LMDH dengan dinas pertanian, kodim dan penyuplai benih serta pupuk .

Dalam acara sosialisasi kemarin, petani atau LMDH diberi kesempatan untuk bertanya sebelum melaksanakan penanaman kedelai. Mendapat kesempatan bertanya, beberapa petani tak menyia-nyiakan kesempatan itu.

Mereka langsung melemparkan beberapa pertanyaan terkait teknis penanaman. Di akhir acara, seluruh peserta sosialisasi berkomitmen untuk menyukseskan program swasembada kedelai dari pemerintah pusat.

(rk/rq/die/JPR)