Sopir Diduga Vertigo, Mobil Masuk Sungai

KOTA MALANG – Ini harus menjadi peringatan bagi pengendara. Jika kesehatan sedang terganggu, lebih baik tidak mengemudikan kendaraan. Jika nekat, bisa seperti yang dialami Aloysius Izako Rieuwpassa, 38, warga Perumahan Bulan Terang Utama (BTU) Blok KR 24 No. 5, Madyopuro, Kecamatan Kedungkandang. Diduga karena mengalami vertigo (sejenis sakit kepala) saat mengendarai mobil, dia tidak bisa mengendalikan kendaraannya. Akibatnya, mobil Suzuki Carry bernopol W 1345 NC nyemplung ke sungai sedalam 10 meter di Jalan Ki Ageng Gribig, Madyopuro kemarin pagi (28/6).

Pripto, salah satu anggota Paguyuban Persaudaraan Malang Raya (PPMR) Rescue menjelaskan, kejadian diperkirakan pukul 07.30 WIB. Saat itu, korban hendak berangkat ke tempat kerja yang tidak jauh dari rumahnya. Dari informasi yang dia terima, korban memang terkena sakit vertigo.

Dari pantauan wartawan Jawa Pos Radar Malang, sejak pukul 08.00 WIB–11.30 WIB suasana di lokasi kejadian masih ramai warga. Mereka sebagian besar penasaran ingin melihat kejadian tersebut. Tak jarang yang mengabadikan momen itu dengan ponsel mereka. Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang mengevakuasi mobil tersebut butuh waktu empat jam.

Proses evakuasi yang agak lama tersebut dikarenakan mobil nyemplung hingga separo sungai. Di lokasi sungai juga banyak pohon yang menyulitkan pengangkatan bodi mobil. Setelah berhasil dievakuasi, mobil diamankan di Unit Laka Lantas Polres Malang Kota. Sementara itu, korban sempat dilarikan ke Puskesmas Ki Ageng Gribig sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Saiful Anwar. Korban hanya mengalami shock dan luka lecet di bagian tubuhnya. ”Korbannya tidak sampai meninggal, cuma luka-luka di beberapa tubuhnya. Hebat dia,” ujar Kanit Laka Lantas Polres Malang Kota Iptu Sutadi, kemarin.

Sutadi juga menambahkan, mengenai penyebab pasti kejadian itu, pihak kepolisian masih belum bisa memberikan keterangan pasti. Karena korban dan keluarganya masih shock. Mereka belum bisa memberi keterangan apa pun. ”Tapi, kabar yang berkembang katanya karena vertigo itu tadi. Dia bisa selamat dari kejadian itu cukup hebat. Lihat saja, mobilnya bisa ringsek seperti itu,” ujarnya sambil menunjuk mobil korban yang sudah berada di depan Kantor Satlantas Polres Malang Kota.



Sementara itu, wartawan koran ini juga sempat mendatangi rumah korban. Namun, rumahnya terlihat sudah sepi. Tidak ada keluarganya. Menurut keterangan salah satu tetangganya, korban sedang berada di rumah sakit.

Pewarta: Moh Badar
Penyunting: Abdul Muntholib
Foto: Darmono