Sok Jago Acungkan Celurit ke Polisi, Akhirnya Diseret ke Penjara

Kabur Saat Disergap, Pelaku Perampokan Bidan Didor Polisi

JawaPos.com – Abdul Hakim, 21, harus merasakan dinginnya lantai penjara. Itu setelah warga Jalan Tembus Mantuil Gang Bersama Kelurahan Basirih Selatan, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, itu membuat onar. Dia membawa senjata tajam untuk menakut-nakuti masyarakat.

Warga yang resah kemudian melapor ke Polsekta Banjarmasin Selatan. Polisi langsung mendatangi lokasi kejadian di Jalan Tembus Mantuil Gang Hariti. Bukannya gentar, dia malah bertindak sok jago. Pelaku mengacungkan sebilah celurit kepada dua polisi yang hendak menangkapnya.

Polisi terpaksa melepaskan tembakan peringatan. Pada letusan pertama, pelaku masih nekat hendak melawan. Pada tembakan kedua, pelaku masih juga mengabaikannya. Pada tembakan ketiga, barulah dia kabur.
Setelah membuang sajamnya, terjadi aksi kejar-kejaran dengan polisi. Hakim kemudian bersembunyi di kolong rumah warga. Setelah dikepung, dia akhirnya menyerah.

“Ketika diminta untuk tenang, pelaku malah mengacungkan sajamnya ke arah anggota. Terpaksa kami peringatkan. Setelah membuang sajamnya, dia malah lari,” kata Kanit Reskrim Polsek Banjarmasin Selatan Iptu Ganef Brigandono, Senin (14/10), sebagaimana diberitakan Prokal.co (Jawa Pos Group).

“Kami kejar sampai ke kolong rumah warga. Rupanya dia sedang mabuk,” tambah Ganef. Insiden itu terjadi pada Sabtu (12/10) sekitar pukul 22.45 Wita. “Kami juga mengamankan sajamnya sebagai barang bukti,” lanjutnya.

Pelaku kini dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Darurat No 12 Tahun 1951 tentang sajam. Ancamannya paling lama 10 tahun penjara.