Soal Syarat Bersih untuk Pimpinan DPR, Ini Komentar Mekeng

“Memangnya ada manusia yang seperti malaikat di dunia ini,” kata Mekeng, di Jakarta, Rabu (27/12).

Ia mengatakan, seseorang dikatakan menyandang status hukum, jika sudah ditetapkan sebagai tersangka ataupun terdakwa. Tidak bisa kemudian, sambung dia, status hukum itu dilekatkan juga kepada pihak yang notabenenya masih sebagai saksi.

“Status hukum kan kalau orang sudah menyandang status tersangka atau terdakwa. Apalagi setiap orang tidak bisa menghindar untuk menjadi saksi apabila diminta keterangannya sebagai saksi,” ujar Mekeng.

Mekeng berpendapat, jika orang yang sudah berstatus sebagai saksi tidak diperbolehkan menjadi pejabat publik, berarti banyak pejabat publik juga harus mundur dari jabatannya. 

“Ya pasti banyak yang mundur mulai dari menteri, gubernur, bupati, wali kota dan lainnya, karena banyak menteri di pemerintahan yang sudah dipanggil jadi saksi berkali-kali masih tetap jadi menteri kok,” sebut ketua komisi XI DPR RI itu.

Karena itu Mekeng berpandangan, siapapun kader Golkar yang bersih meski pernah menjadi saksi di kasus hukum, masih tetap berpeluang sebagai pimpinan DPR.

“Ya kalau kita mau pakai akal sehat dan tidak mudah menghakimi seseorang, ya harus diberi kesempatan,” pungkasnya.


(aim/JPC)