Soal Kepulangan Shinta, Masih di Awang – Awang Ujar Umi

MALANG KOTA – Kepulangan jenazah Shinta Putri Dina Pertiwi, mahasiswi yang ditemukan meninggal di Danau Trebgaster, Bavaria, Jerman masih teka – teki. Pasalnya, pagi ini (19/8) jenazah yang diperkirakan sampai di Kota Malang, belum dapat terealisasikan.

Pihak keluarga korban di Malang tengah menunggu dengan perasaan campur aduk. Kesedihan mendalam tengah dirasakan mereka. “Masih belum jelas, belum dapat info terbaru. Kepulangannya masih awang – awang,” ujar Umi Salamah, ibunda Shinta.

Sebelumnya, pihak keluarga telah mendapat kabar bahwa KJRI (Konsulat Jenderal Republik Indonesia) menjadwalkan kepulangan jenazah Shinta dari Jerman Jumat (17/8).

Namun, hingga saat ini belum ada informasi resmi dari KJRI maupun Kemenlu (Kementerian Luar Negeri) terkait pemulangan jenazah Shinta. Padahal pihak keluarga telah mempersiapkan prosesi penjemputan di Jakarta sejak Sabtu (18/8).

“Awalnya diinformasikan hari Jumat. Sekarang saya dapat informasi dari Kemenlu, bahwa pemulangan diupayakan secepatnya, karena masih menunggu jadwal kargo penerbangan. Padahal keluarga sudah menunggu di Jakarta sejak Sabtu malam,” imbuhnya.



Persiapan menyambut jenazah Shinta di Kota Malang juga telah dilakukan sejak Jumat kemarin. Masjid yang akan digunakan untuk menyolatkan hingga TPU (Tempat Pemakaman Umum) Bandulan.

“Saat ini panjatan doa, dan pembacaan tahlil terus dilakukan di rumah. Saya tidak tahu lagi harus mengadu kepada siapa. Harapan saya hanya ingin jenazah Shinta segera bisa dipulangkan, dan dimakamkan,” tandasnya.

Pewarta: Arifina
Penyunting: Kholid Amrullah
Fotografer: Arifina