Soal Direktur PDAM, Sutiaji Hati-Hati

MALANG KOTA – Wali Kota Malang Sutiaji tidak ingin terburu-buru dalam menentukan direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Malang. Alasannya, Sutiaji ingin menata internal terlebih dahulu sebelum menunjuk direktur definitif.

Hal ini dinilai penting untuk meningkatkan produktivitas salah satu perusahaan pelat merah tersebut. Sehingga, Sutiaji masih belum menentukan kapan dibukanya pendaftaran calon direktur PDAM. ”Kami masih menata internal dulu. Ini lebih penting untuk meningkatkan kinerja BUMD,” kata pria asal Lamongan ini.

Seperti diketahui, ada beberapa nama yang terdengar santer siap untuk menakhodai perusahaan di bidang air tersebut. Yaitu politikus PKB M Damanhuri dan mantan manajer Arema era 1997–1998 M Hasan Buralam. Dua nama ini menyatakan siap untuk mengikuti serangkaian tes yang dilaksanakan pansel. Bahkan, dua nama ini juga sudah menyiapkan berkas persyaratan, seperti ijazah.

Dia menambahkan, pendaftaran tersebut akan diumumkan jika kondisi internal sudah tertata. Karena perusahaan ini bakal dikonsep mengembangkan sayap bisnis lain, seperti usaha air mineral kemasan. ”Harus mengembangkan usaha lain biar untungnya terus meningkat,” tambah alumnus UIN Maliki Malang ini.

Lebih lanjut, pihaknya akan mempercepat penataan internal tersebut. Sehingga, pelaksanaan seleksi calon direktur bisa lebih cepat dilakukan. ”Ditunggu saja. Kalau sudah selesai, langsung nanti,” imbuhnya.



Tak hanya itu, masih kata dia, seleksi tersebut terbuka kepada siapa saja. Termasuk dari kalangan profesional yang ingin membantu pengembangan perusahaan tersebut. ”Siapa saja boleh ikut (seleksi), termasuk kalangan profesional,” ungkap mantan anggota dewan ini.

Sementara itu, Sekkota Malang Wasto menyatakan, pihaknya menunggu perintah sang wali kota. Sehingga, sampai kemarin penataan internal tersebut masih belum dimulai secara resmi. ”Minta petunjuk Pak Wali dulu,” jawab singkat mantan kepala DLH Kota Malang ini sambil masuk ke dalam mobil dinasnya.

Terpisah, Pjs Direktur PDAM Kota Malang Anita Sari enggan berbicara banyak saat ditanya soal masa depannya di pucuk pimpinan PDAM. Dia memberi penjelasan normatif saat ditanya.  ”Bukan wewenang saya. Maaf,” ungkap wanita berhijab ini.

Hanya saja, masih kata dia, jabatannya sebagai direktur administrasi di PDAM hingga Februari mendatang. Sedangkan untuk jabatan Pjs direktur PDAM Kota Malang menunggu hingga ada direktur definitif. ”Kalau yang Pjs sampai ada definitif. Kalau yang administrasi sampai Februari,” tandasnya.

Pewarta: Imam Nasrodin
Copy Editor: Amalia
Penyunting: Irham Thoriq