SMPN 1 Menang Telak dari SMPN 2 Pandaan

Keriuhan di GOR Bima Sakti, Sukun, Kota Malang, kemarin (3/2), sudah mulai terasa sejak pukul 13.00 WIB. Padahal, laga perdana baru akan dimulai dua jam berselang. Ini menunjukkan antusiasme suporter dalam Junio JRBL (Junior Basketball League) 2018 yang dimulai kemarin.

Ada 4 pertandingan bakset putra yang diselenggarakan pada hari pertama. SMPN 2 Pandaan dan SMPN 1 Malang terpilih untuk bermain pada laga pembuka. Hasil manis diraih tim tuan rumah, yaitu SMPN 1 Malang, yang menang telak melawan SMPN 2 Pandaan dengan skor 45-11. Defense yang kuat sejak awal pertandingan menjadi kunci kesuksesan GBBA– sebutan tim basket SMPN 1 Malang.

”Kami memang kerja keras di defense agar mudah saat offense,” ungkap pelatih GBBA M. Zaki Basari. Keunggulan tim asal Kota Malang harus berakhir di pertandingan kedua setelah SMP Santa Maria Tulungagung mencetak skor 68-12 melawan SMPN 6 Malang.

Suasana GOR Bima Sakti semakin memanas saat pertandingan SMP Kosayu 1 melawan SMP Kosayu 2 dimulai. Perlawanan dari kedua tim sangat sengit sehingga sulit untuk menembus pertahanan lawan. Hal itu terbukti dengan skor akhir yang tidak jauh berbeda, SMP Kosayu 2 meraih kemenangan 45-37 dari SMP Kosayu 1. Pertandingan hari pertama ditutup dengan kemenangan SMP Charis yang unggul dengan skor 37-27 dari SMP Kalam Kudus.

Penampilan dari tim dance masing-masing sekolah turut memeriahkan penyelenggaraan Junio JRBL Malang Series 2018. Salah satu tim dance yang mencuri perhatian adalah Sweet’de. Tim dance dari SMP Kosayu 1 menampilkan konsep ninja perempuan dengan gerakan hip hop yang powerful namun tetap menunjukkan sisi perempuan yang cantik.



Di samping kompetisi utama, turut dihelat kompetisi pendukung dalam Junio JRBL Malang Series 2018, yaitu Tora Café 3×3 Competition. Hanya dihelat satu kali pertandingan Tora Café 3×3 Competition pada hari pertama, yakni SMPN 20 melawan SMPN 5 Malang. SMPN 20 Malang meraih kemenangan dari SMPN 5 Malang dengan skor 7-0.

Pewarta: Zha
Penyunting: Irham Thoriq
Copy editor: Dwi Lindawati
Foto: Darmono