MALANG KOTA – Tim basket putra SMAN 8 Malang tampil luar biasa pada laga perdana mereka di Honda Developmental Basketball League (DBL) East Java Series 2018-South Region, kemarin (3/8). Mereka mampu meraih kemenangan dengan skor telak, 51-37 atas SMAN 1 Kediri.

Aulia Naafigo dan Daffa R menjadi bintang pada pertandingan tersebut. Keduanya sama-sama mencetak 11 poin. Tanda-tanda kemenangan SMAN 8 Malang sudah tercium sejak awal pertandingan. Pada kuarter pertama, mereka sudah leading 11-8. Setelah itu, pada kuarter-kuarter berikutnya, perolehan poin Smarihasta (nama lain SMAN 8 Malang) sudah tidak mampu lagi dikejar lawannya.

Pada laga lainnya, tim basket putri SMAN 3 Malang meraih kemenangan besar pada laga pertama mereka di Honda DBL. Smanti (sebutan untuk SMAN 3 Malang) menang dengan skor 29-11.

Sementara itu, hari keempat gelaran Honda DBL East Java Series 2018-South Region kemarin diwarnai dengan aksi pengunduran diri tim basket putra dan tim basket putri SMAN 1 Boyolangu (Smaboy), Tulungagung. Pengunduran diri ini terbilang mengejutkan lantaran Smaboy merupakan tim unggulan turnamen.

Apalagi, Smaboy pernah empat kali menjuarai Honda DBL East Java Series-South Region. Keputusan resmi pengunduran diri tim basket putra dan tim basket putri tersebut tertuang dalam surat resmi yang dilayangkan kepada DBL Indonesia pada 1 Agustus 2018.
Dalam surat tersebut, SMAN 1 Boyolangu, Tulungagung, menjelaskan bahwa alasan utama pengunduran diri tersebut dikarenakan adanya masalah internal.

Perihal pengunduran diri Smaboy dari turnamen ini sudah dikonfirmasi oleh tim DBL Indonesia. ”Surat tersebut sudah kami terima dan DBL Indonesia sudah melakukan upaya agar konflik internal yang terjadi di tubuh Smaboy tidak menghalangi partisipasi mereka di Honda DBL. Namun, Smaboy tetap memutuskan untuk mengundurkan diri. Maka selanjutnya, kami akan memproses hal ini sesuai dengan pasal yang berlaku dalam regulasi kami,” ujar Donny Rahardian, wakil direktur DBL Indonesia.

Editor: Amalia
Penyunting: Indra Mufarendra
Fotografer: Darmono