Situs KPU Diretas, KPUD Riau Sebut Tak Pengaruhi Hasil Real Count

Komisioner bagian Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Riau, Ilham Muhammad Yasir.

JawaPos.com – Situs resmi Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI diretas. Akibatnya, situs ini pun hingga kini belum bisa diakses. Menanggapi itu, pihak KPUD Riau menyebut bahwa, diretasnya situs tersebut tidak mempengaruhi real count atau penghitungan resmi dari Pilkada Riau 2018.

“Perhitungannya tetap. Karena SITUNG (Sistem Informasi Perhitungan Suara) bukan perhitungan resmi. Itu bisa diklarifikasi, karena perhitungan resmi itu berjenjang,” jelas Komisioner bagian Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Riau, Ilham Muhammad Yasir, Minggu (1/7).

Ilham menyebut, SITUNG sudah tak dapat diakses sejak Jumat malam (29/6) lalu. Pada saat itu, sudah 92,18 persen data hasil pada hitungan cepat berdasarkan entri Model C1 yang masuk.


“Meskipun kita sudah update data hampir 92,18 persen atau scan C1, tapi permasalahannya kan sekarang Situng kita di hack atau diretas, sudah dua hari makanya di off kan,” sebutnya.

SITUNG terpaksa dinonaktifkan kata Ilham, selain di SITUNG ternyata data dan dokumen pencalonan DPD dan DPR juga diretas. Ilham pun meminta agar hal ini tidak terlalu dipermasalahkan. Sebab, real count saat ini masih berjalan.

“Dari tanggal 28 Juni sampai 4 Juli itu rekap di tingkat kecamatan, 4-6 Juli di tingkat kabupaten dan 6-9 Juli di tingkat provinsi,” tuturnya.

Dari awal hitung cepat versi KPU terakhir, pasangan Syamsuar dan Edy Natar Nasution tetap unggul di Pilkada Riau 2018 ini. Pasangan yang diusung oleh PAN, Nasdem dan PKS ini memperoleh suara sebanyak 764.378 suara atau sekitar 39,35 persen.

Angka itu disusul pasangan calon nomor 4 (Arsyadjuliandi Rachman-Suyatno) yang diusung oleh Golkar, PDI-P dan Hanura dengan suara sebanyak 482.238 atau 24,83 persen.

Kemudian, Paslon nomor 3, (Firdaus-Rusli) yang diusung oleh Demokrat dan PPP dengan perolehan suara 384.066 atau 19,77 persen. Terakhir, Paslon nomor 2 (Lukman Edy-Hardianto) yang diusung oleh PKB dan Gerindra denga perolehan suara 311.711 atau sekitar 16,05 persen.

Dalam situs resmi KPU disebutkan juga bahwa, data yang masuk sekitar 92,18 persen dari seluruh TPS yang ada. Saat ini sudah 11.106 TPS dari 12.048 TPS.

Untuk partisipasi pemilih laki-laki sebanyak 57,69 persen, atau sekitar 966.054. Dan untuk pemilih perempuan yang menggunakan hak pilihnya sebanyak 996.645 atau 61,40 persen. Untuk totalnya, warga yang mencoblos di Riau hanya 59,70 persen, sisanya tidak memilih. 

Sementara suara total pemilih sebanyak 1.986.414, dari jumlah itu, suara sah sebanyak 1.939.942, dan suara yang tidak sah 47.815. 

(ica/JPC)