Siswi yang Punya Tabungan Rp 42 Juta itu Meninggal Dunia

TUMPANG – Kabar memilukan datang dari Rosita, 16, siswi MTsN 1 Tumpang yang beberapa waktu lalu membuat heboh karena mengaku memiliki tabungan senilai Rp 42 juta di sekolah. Kemarin (28/7), warga Desa Ngingit, Kecamatan Tumpang, itu ditemukan tak bernyawa di dalam kamarnya.

Adalah sang ibu, Wijiati, yang kali pertama mengetahui putrinya itu dalam kondisi sudah tak bernyawa sekitar pukul 05.00. Saat ditemukan, mulut Rosita terlihat mengeluarkan busa. Karena itu, sempat muncul dugaan Rosita meninggal karena bunuh diri.

Dugaan itu coba dibuktikan oleh polisi melalui olah TKP. ”Kami mengerahkan beberapa personel untuk penyelidikan,” ujar Kasatreksrim Polres Malang AKP Azi Pratas Guspitu.

Hingga olah TKP tuntas, polisi tak menemukan satu pun racun atau bahan berbahaya yang mungkin digunakan oleh Rosita untuk mengakhiri hidupnya.

Polisi hanya menemukan obat-obatan antibiotik di tempat tidur korban. Belakangan, diketahui bahwa Rosita menderita sakit lambung selama beberapa bulan terakhir. ”Bahkan, korban sempat berobat ke rumah sakit di Tumpang,” ujar dia.

Tapi, apa yang menjadi penyebab pasti kematian Rosita belum diketahui. Apalagi, keluarga menolak jasad Rosita diotopsi. ”Hingga akhirnya, korban dimakamkan di pemakaman umum Dusun Glendangan, Desa Ngingit, pukul 15.00 (kemarin, 28/7),” kata Azi.

Sebagai informasi tambahan, kasus tabungan Rp 42 juta yang melibatkan Rosita menjadi perhatian publik setelah dia mencoba bunuh diri Juni lalu. Seperti diketahui, ibu korban menuntut pihak sekolah mengembalikan uang tabungan yang jumlahnya Rp 42 juta.

Sementara di sisi lain, sekolah menolak mengakui nilai tabungan Rosita sebagaimana yang disebutkan oleh ibunya. Sebaliknya, mereka menyatakan bahwa nilai tabungan Rosita hanya Rp 135 ribu.

Pewarta: Ashaq Lupito & Farikh Fajarwati
Penyunting: Indra Mufarendra
Copy Editor: Arief Rohman