Siskeudes Sering Error, Dinas Terkait Kota Batu Mengaku Tak Tahu

KOTA BATU – Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) yang banyak dikeluhan perangkat desa Kota Batu karena server yang sering down. Namun saat dikonfirmasi radarmalang.id hari ini (18/8), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPMD2P3AP2KB) mengaku tak tahu.

Kepala DPMD2P3AP2KB, Edi Juniarianto mengungkapkan bahwa pihaknya belum mendapatkan laporan dari perangkat desa terkait errornya aplikasi Siskeudes yang diterapkan sejak akhir tahun 2018 lalu.

“Memang tidak ada laporan selama ini. Tapi kalau punya inovasi seharusnya desa bisa mengupgrade sistemnya,” jelas Edi kepada radarmalang.id.

Ia mengungkapkan perangkat desa diperbolehkan untuk membantu penambahan kualitas pada aplikasi siskeudes dengan menggunakan Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), serta Bagi Hasil Pajak dan Retribusi (BHPR).

Walaupun begitu, Edi menjelaskan pihaknya masih bisa memaklumi karena Siskeudes merupakan alat baru. Sehingga, jika terjadi Sisa Lebih Pembelanjaan Anggaran (Silpa) yang mencapai Rp 16 Milyar pada tahun 2018 masih bisa dimengerti. Ia juga lebih memilih terjadinya Silpa daripada terdapat penyelewengan anggaran yang nantinya harus berurusan dengan Aparat Penegak Hukum (APH).



“Seharusnya bandwithnya diperkuat. Soalnya yang dikeluhkan alatnya dan bukan sistemnya. Kalau sistem yang bermasalah baru kami melaporkan ke Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) daerah,” ungkap Edi.

Ia juga mengungkapkan, akan terus memperkuat sinergi antara pemkot dengan perangkat desa sehingga tidak terjadi jarak antar keduanya. “Biar tidak ragu kalau mau melapor. Terlebih kami juga memiliki keterbatasan personel untuk terus mengawal siskeudes ini,” tandasnya.

Pewarta : Choirul Anwar
Foto : Choirul Anwar
Penyunting: Fia