Sisihkan 668 Kecamatan berkat Bina 10 Kampung Tematik

Prestasi membanggakan diraih Pemerintah Kecamatan Singosari. Bersaing dengan 668 kecamatan yang ada di Jawa Timur, Kecamatan Singosari berhasil menduduki peringkat tertinggi sebagai kecamatan yang paling bersinergi serta berkinerja optimal sepanjang tahun 2018.

FARIK FAJARWATI

Kado manis akhir tahun 2018 lalu diterima Kecamatan Singosari. Yakni, menjadi juara umum Lomba Sinergitas Kinerja Provinsi Jawa Timur pada 20 Desember. Selama dua bulan bersaing dengan 668 kecamatan yang ada di Jawa Timur, Pemerintah Kecamatan Singosari  yang menjadi satu-satunya kandidat dari Kabupaten Malang akhirnya dinobatkan sebagai juaranya. Penghargaan ini diberikan perwakilan Pemprov Jawa Timur di kantor Bakorwil III Malang Jl Simpang Ijen No 2 Kota Malang.

Camat Singosari Eko Margianto menyatakan, dalam kompetisi tersebut ada banyak sekali aspek yang menjadi bahan pertimbangan maupun penilaian. Tahapannya, mulai dari penulisan karya tulis, capaian riil dari program yang diusung, hingga presentasi yang meyakinkan di hadapan dewan juri.

Sesuai dengan namanya, lomba sinergitas ini digelar guna meningkatkan motivasi pemerintah kecamatan dan jajarannya supaya melahirkan inovasi. Muaranya pada peningkatan pelayanan kepada masyarakat. ”Kalau tema yang saya usung lebih banyak mengupas tentang pemberdayaan badan usaha milik desa (BUMDes),” kata pria kelahiran 16 Oktober 1974 tersebut.

Sebagai daerah yang menjadi pemangku kawasan ekonomi khusus (KEK), Eko berharap, nantinya warga Singosari tidak hanya jadi penonton.

”Jauh-jauh hari warga sudah kami bina agar begitu KEK terealisasi, sudah ada alternatif wisata maupun produk unggulan dari masyarakat lokal yang bisa masuk ke sana (KEK),” beber ayah tiga anak tersebut.

Tema besar pun telah dia siapkan untuk menghimpun wisata kampung tematik yang ada di wilayahnya. ”Tema besarnya Bumbu Pedes Singosari, yang maksudnya menumbuhkan dan mengembangkan BUMDes untuk peningkatan ekonomi desa se-Kecamatan Singosari,” imbuh Eko.

Konsep ini dia usung sebagai neraca ukur kesiapan masyarakatnya akan kehadiran KEK Singosari. Kini tercatat sudah 10 kampung tematik telah terbentuk di Kecamatan Singosari.

Beberapa desa yang telah memiliki tematik hingga saat ini di antaranya, Kampung Es Krim dan Kampung Sayang di Desa Tamanharjo, Kampung Dolanan dan Mural di Desa Tunjungtirto, dan Kampung Sawi di Desa Banjararum. Selain itu, ada Kampung Kelor di Desa Wonorejo, Kampung Kipas di Desa Purwoasri, serta tak ketinggalan Kampung Tentara di kawasan Divisi Infanteri 2 Kostrad yang notabene juga berada di kawasan Singosari.

Dinilai sangat inovatif, tahun 2019 ini program-program yang telah diterapkan oleh Pemerintah Kecamatan Singosari ini bakal direplikasi oleh beberapa kecamatan yang ada di Jawa Timur. ”Tantangan terbesarnya justru bukan melahirkan inovasi yang lebih banyak, tapi menjaga konsistensi warga agar terus mempertahankan apa yang sudah kami raih,” tukas Eko.

Pewarta               : Farik Fajarwati
Copy Editor         : Dwi Lindawati
Penyunting         : Abdul Muntholib
Fotografer          : Eko Margianto