Singosari Menjelma Jadi Pusat Digital IT

SINGOSARI – Setelah menunggu cukup lama, akhirnya Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Singhasari diresmikan kemarin (8/10). Peluncuran pusat pengembangan ekonomi kreatif, digital IT, tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama di Alun-Alun Singosari oleh Menpar RI Arief Yahya, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, serta Bupati Malang H.M. Sanusi.

Turut mendampingi pula utusan beberapa negara sahabat. Yakni, perwakilan Konsulat Jenderal Amerika Serikat, Konsul Kehormatan Inggris, dan Konsul Kehormatan Belanda. Tampak pula jajaran forkopimda plus, serta para kepala OPD di lingkungan Pemkab Malang.

”Selamat, akhirnya PP KEK Singhasari keluar,” ujar Menpar-RI Arief Yahya mengawali pengarahannya. Dia menegaskan bahwa groundbreaking KEK Singhasari menjadi yang tercepat dibanding daerah lain. ”Ini PP-nya belum saya serahkan, sudah groundbreaking. Padahal, daerah lain rata-rata menunggu tiga tahun,” bebernya.

Dan kenapa harus ada KEK? Menurut Arief, dengan dikembangkan kawasan ekonomi khusus, maka akan ada deregulasi, terutama dalam hal perizinan. ”Sehari pasti jadi, tidak ada cerita urus izin muter-muter lagi,” kata dia.

Selain itu, seluruh infrastruktur dan utilitas dasar disediakan oleh pemerintah pusat, termasuk kebutuhan internet. Terakhir, akan ada fiskal atau insentif serta tax holiday untuk para investor.



Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menambahkan, cloud computing menjadi kebutuhan yang sangat penting saat ini. Dengan turunnya PP 68/2019 tentang KEK Singhasari ini, maka harus segera dibangun titik-titik pengembangan tourism and digital IT. ”Mudah-mudahan segala proses ini berjalan dengan lancar, tidak hanya untuk masyarakat Jatim, tapi juga NKRI,” ujarnya.

Bupati Malang H.M. Sanusi tak bisa menutupi rasa gembiranya dengan peluncuran KEK Singhasari ini. ”Saya berharap, Kabupaten Malang benar-benar bisa menjadi ikon Jawa Timur sesuai dengan tagline-nya The Heart of East Java,” kata Sanusi.

Politikus PKB itu yakin bisa menjadi nomor satu dalam Innovative Government Award (IGA). ”Tadi malam (kemarin malam), saya menerima penghargaan IGA. Kabupaten Malang di urutan ketiga, maka dengan adanya KEK ini, targetnya jadi nomor satu,” tandas Sanusi.

Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Nenny Fitri