Singo Edan Enggan Main Aman

MALANG KOTA – Arema FC memang hanya butuh hasil imbang 0-0 lawan Persib Bandung Jumat (22/2) untuk bisa lolos ke babak 8 besar. Meski begitu, pelatih Arema FC Milomir Seslija ogah memburu hasil seri. Apalagi sampai memainkan sepak bola negatif.

Bermain di Stadion Kanjuruhan, Milo ingin timnya menunjukkan performa terbaik kepada Aremania. ”Saya tak pikir hasil imbang, kami pasti punya motivasi lebih saat bermain di rumah sendiri,” kata dia kemarin (19/2).

Milo menyatakan, Arema FC punya rekor bagus saat menghadapi Persib di Stadion Kanjuruhan. Sejak 2012, tim berjuluk Singo Edan itu tak pernah kalah di depan pendukung sendiri. ”Kami harus bisa lanjutkan tren itu,” kata pelatih berusia 54 tahun itu.

Apalagi, laga leg kedua ini menjadi laga hidup dan mati. Siapa pun yang menang, bakal lolos ke babak selanjutnya. ”Kami akan lebih kuat. Tapi, Persib saya kira juga (bakal lebih kuat),” ujar dia.

Lebih lanjut, jelang laga leg kedua, Milo mengungkapkan bahwa masih ada sejumlah hal yang bakal dia benahi. Di antaranya, soal finishing dan akurasi umpan.



Kelemahan itu terekspos pada laga leg pertama lawan Persib di Stadion Si Jalak Harupat Senin (18/2). Pada laga itu, Arema FC seharusnya bisa mencetak lebih dari satu gol dan meraih kemenangan.

”Kami punya banyak kesempatan bagus di babak pertama. Saya lihat Sunarto, Hamka punya kesempatan itu,” kata pelatih berkewarganegaraan Bosnia Herzegovina ini.

Beruntung, ada Muhammad Rafli yang bisa mencetak gol pada menit ke-78. Jadi, Arema FC yang tertinggal lebih dulu, bisa terhindar dari kekalahan.

Finishing jadi masalah kebanyakan tim. Kami hanya 4 minggu latihan. Kami mencoba berkreasi untuk membuat peluang (mencetak gol),” ujar pelatih yang mengantongi lisensi kepelatihan UEFA Pro ini.

Sebagai bukti keseriusan menghadapi laga leg kedua, Arema FC langsung menggelar sesi latihan di Stadion Gajayana, mulai pukul 16.00, kemarin sore (19/2). Padahal, tim Arema FC baru tiba di Kota Malang pada pukul 14.30, setelah menempuh perjalanan panjang dari Bandung.

Milomir Seslija memang punya kebijakan dan program yang berbeda dari beberapa pelatih sebelumnya. Musim lalu, semasa dilatih Milan Petrovic, Arema FC amat jarang berlatih pada hari di mana mereka menempuh perjalanan jauh.

Pewarta               : Aris Dwi Kuncoro
Copy Editor         : Dwi Lindawati
Penyunting         : Indra Mufarendra
Fotografer          : Rubianto