Singapura Larang Iklan Minuman Manis, Ini Alasannya

RADARMALANGID – Singapura secara resmi mengeluarkan larangan iklan minuman manis dalam kemasan dan menjadi negara pertama di dunia yang memberlakukan aturan ini. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk memerangi penyakit diabetes.

Larangan iklan minuman manis di Singapura berlaku untuk seluruh platform media massa dan portal online seperti televisi, internet, surat kabar, radio, hingga iklan luar ruangan. Larangan tersebut disampaikan oleh Edwin Tong, Menteri Senior Negara untuk Kementerian Kesehatan Singapura.

Dilansir dari CNN (14/10), Kementerian Kesehatan menyebutkan bahwa label nutrisi juga akan ditempatkan pada kemasan minuman manis. Label “Tidak Sehat” akan dicantumkan pada minuman dengan kadar gula sedang hingga tinggi.

Dalam pernyataan resminya, Kementerian Kesehatan memaparkan bahwa minuman ringan, jus, yogurt, dan kopi instan turut diikutsertakan dalam peraturan baru ini. Ditambahkan, minuman dengan kandungan gula tinggi juga diwajibkan untuk mencantumkan warna dan kode tertentu.

Minuman manis memang diketahui memiliki dampak bagi kesehatan seseorang. Berbagai penelitian menunjukkan, mengurangi konsumsi minuman manis bisa berpengaruh baik terhadap kesehatan.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Perawatan Diabetes, dilansir melalui Time (14/10), mengurangi minuman bersoda maupun minum tanpa pemanis terbukti membantu mengurangi risiko diabetes tipe 2 hingga 10 persen.

Sementara itu, menurut laporan World Health Organization (WHO), orang yang mengonsumsi satu atau dua kaleng minuman manis per hari memiliki risiko menderita diabetes tipe 2 sebesar 26 persen daripada orang yang jarang mengonsumsi minuman manis.

Sebelum mengumumkan peraturan baru ini, Kementerian Kesehatan meluncurkan program konsultasi publik untuk mengurangi konsumsi makanan atau minuman dengan kandungan gula tinggi pada akhir tahun lalu. Lebih dari 70 persen respondennya juga mendukung pemerintah untuk membuat peraturan terhadap iklan minuman manis tersebut.

Penulis: Elsa Yuni Kartika
Foto: Istimewa