Sinergi Induk-Anak Usaha Jadi Strategi SMGR Hadapi Persaingan di 2020

JawaPos.com – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) mengatakan, selain kondisi persaingan industri yang ketat, tantangan lain yang dihadapi adalah bergabungnya PT Solusi Bangun Indonesia Tbk dalam Semen Indonesia Group.

Direktur Utama Semen Indonesia, Hendi Prio Santoso mengatakan, sinergi yang didukung program efisiensi berkelanjutan, serta pengelolaan bisnis secara optimal, menjadikan Perseroan mampu mencapai target yang ditetapkan.

“Ini menjadi pelajaran baik yang harus dilanjutkan pada tahun 2020,” ujarnya dalam siaran persnya Jumat (10/1).

Hendi menjelaskan, perseroan fokus dalam pengembangan produk turunan dan ekspansi pasar regional. Fokus Perseroan sebagai penyedia solusi bahan bangunan yang terintegrasi ini bertujuan untuk menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan di masa mendatang.

Disamping itu, perseroan juga mengapresiasi dengan memberikan penghargaan kepada 499 karyawannya yang telah memberikan loyalitas kepada perseroan sehingga dapat berkinerja baik hingga saat ini.

“Jangan cepat puas karena intensitas persaingan akan semakin ketat. Perlu keberanian untuk eksplorasi terobosan dan karya baru, agar Perseroan dapat terus memimpin dalam industri semen,” tutupnya

Sebagai informasi, PT Solusi Bangun Indonesia Tbk (SBI) terus memperbaiki kinerja keuangan perusahaan dengan memperkecil kerugian secara bertahap, hingga pada akhir September berhasil kembali mencatatkan laba sebesar Rp 134 miliar sejak bergabung dengan Semen Indonesia pada Februari 2019, meskipun pasar masih mengalami tekanan karena kelebihan pasokan.

Presiden Direktur PT Solusi Bangun Indonesia Tbk Aulia M Oemar menyampaikan berdasarkan data Asosiasi Semen Indonesia (ASI), konsumsi semen nasional hingga kuartal III tahun lalu mengalami perlambatan -2 persen menjadi 48,7 juta ton.

Meski demikian, potensi peningkatan kebutuhan pasar terlihat pada segmen-semen kantong khususnya di Jawa Barat, Yogyakarta, Sulawesi dan wilayah Timur Indonesia. Sedangkan ekspor mengalami kenaikan 15,38 persen menjadi 4,7 juta ton.

Sinergi dengan Semen Indonesia mendorong kenaikan volume penjualan SBI sebesar 2,27 persen dan berkontribusi pada peningkatan pendapatan perusahaan sebesar 2,23 persen menjadi Rp 7,7 triliun, dari sebelumnya Rp 7,6 triliun pada periode yang sama pada 2018.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Romys Binekasri