Sikat Pemain No 2 Taiwan, Tunggal Indonesia No 37 Dunia ke Babak Utama

JawaPos.com-Untuk kali kedua secara beruntun, tunggal putri Indonesia Ruselli Hartawan lolos ke babak 32 besar turnamen Super 500. Hari ini (14/1), pemain nomor 37 dunia tersebut melaju ke babak utama Indonesia Masters 2020.

Berlaga di Istora, Senayan, Jakarta, Ruselli mengalahkan tunggal putri nomor dua Taiwan Pai Yu-po dalam straight games 21-18, 23-21. Ruselli menyelesaikan pertandingan dalam tempo 45 menit.

Pada babak pertama besok (15/1), Ruselli akan berhadapan dengan pemain nomor delapan dunia yang menempati unggulan ketujuh turnamen, Michelle Li asal Kanada.

“Saya harus waspada dengan kekuatan Li, terutama stroke-nya. Dia nggak bisa dibilang jelek, malah pemain bagus. Saya mesti pelajari lagi permainan dia, saya juga waspadai serangannya dia karena dia posturnya tinggi, pasti serangannya tajam, jadi pertahanan saya harus diperkuat lagi,” kata Ruselli dalam siaran pers PP PBSI yang diterima Jawa Pos.

Pada  game pertama, Ruselli dan Yu-po bermain dengan ketat. Ruselli sempat unggul nyaman 15-10. Namun Yu-po yang menempati ranking 40 dunia itu bangkit dan menyamakan kedudukan menjadi 15-15.

Untung saja, dalam situasi tertekan, Ruselli berhasil kembali menemukan momentum. Dia unggul, tak terkejar sampai akhir, untuk mengambil game pertama.

Pada game kedua, giliran Yu-po yang berhasil memimpin lebih dulu. Dia unggul 10-5. Tetapi, Ruselli bisa mencetak lima angka beruntun untuk menyamakan kedudukan.

Setelah itu, pertandingan berlangsung dengan lebih ketat.

Saling kejar poin terjadi. Yu-po sempat berada di ambang game point saat unggul 20-17. Dan yang luar biasa, Ruselli sukses mencetak empat angka beruntun, menikung, dan berbalik unggul 21-20.

Deuce terjadi.

Dan Ruselli akhirnya memenangkan pertandingan dengan skor 23-21.

“Di game kedua saya banyak error, waktu saya mengejar, saya berusaha meladeni permainan lawan dan berani balik serang. Kali ini mainnya lumayan, waktu di Malaysia Masters banyak mati sendiri dan terburu-buru,” kata Ruselli.

“Tadi di lapangan ada kendala angin, tapi saya berusaha adaptasi. Waktu latihan kemarin di Istora juga mulai adaptasi lagi,” imbuhnya.

Dengan hasil ini, rekor head-to-head Ruselli imbang dengan Yu-po yakni 3-3. Namun, dalam tiga pertandingan terakhir, yakni di Indonesia Masters 2019, Malaysia Masters 2020, dan Indonesia Masters 2020, pemain Indonesia berusia 22 tahun itu sukses menyapu bersih kemenangan.

Ganda Putri Indonesia Juga Melaju

Pada pertandingan lain, ganda putri muda Indonesia Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto juga berhasil melangkah ke babak utama.

Ganda putri nomor 53 dunia itu menang mudah atas ganda India Pooja Dandu/Sanjana Santosh dengan skor 21-16, 21-6. Fadia/Ribka memungkasi laga hanya dalam tempo 26 menit.

Yang juga melegakan adalah ganda debutan Tontowi Ahmad/Apriyani Rahayu juga melaju ke babak utama.

Walaupun hanya berlatih sekali dan dipanggil masuk kualifikasi setelah tiga ganda mundur, Tontowi/Apriyani sukses memenangi laga perdananya. Mereka mengalahkan ganda Thailand Supak Jomkoh/Supissara Paewsampran dalam dua game 21-16, 21-17.

”Saya dikasih tanggung jawab sama PBSI dan harus jaga itu dan saya akan buktikan. Saya coba jalani,” kata Apriyani ketika ditanya komitmennya bersama Tontowi.

Sebab, selain di ganda campuran, Apriyani juga bermain di ganda putri bersama Greysia Polii.

Apri/Greysia adalah ganda nomor satu Indonesia dan punya peluang besar menjadi wakil Merah Putih ke Olimpiade Tokyo 2020.