Sihar kirim karangan bunga untuk korban kerusuhan di Mako Brimob

Sihar kirim karangan bunga untuk korban kerusuhan di Mako Brimob

Cawagub Sumut Sihar Sitorus meletakkan dua karangan bunga di depan Mako Brimob Polda Sumut, Jumat (11/5).
(Istimewa)

RADAR MALANG ONLINE – Calon Wakil Gubernur (Cawagub) Sumatera Utara (Sumut) Sihar Sitorus ikut merasakan duka mendalam atas tragedi kerusuhan di Rutan Salemba, Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat (Jabar). Sihar menyampaikan belasungkawanya dengan meletakkan dua karangan bunga di depan Mako Brimob Polda Sumut, Jalan KH Wahid Hasyim, Kota Medan, Jumat (11/5).

Sihar membawa bunga beraneka rupa. Menurutnya, warna-warni bunga itu diibaratkan dengan keanekaragaman suku dan agama yang ada di Indonesia. Setelah meletakkan bunga, Sihar sempat menundukkan kepala untuk mengheningkan cipta sejenak. Dia memanjatkan doa untuk keluarga lima anggota Polri yang gugur dalam tragedi itu.

Sihar berharap keluarga yang ditinggalkan dapat diberi kesabaran dan ketabahan dalam menghadapi kenyataan pahit ini. “Kami ucapkan terima kasih kepada anggota polri yang gugur demi menjaga keamanan masyarakat di Jakarta. Keamanan ini juga yang kami rindukan di Sumatera Utara. Kami aturkan terima kasih banyak atas jasa-jasa para pahlawan bangsa ini,” ujar Sihar.

Sihar melanjutkan, kesedihan yang dialami keluarga korban juga merupakan dirasakan warga Indonesia. Untuk itu, Sihar mengajak warga sama-sama mendoakan agar tragedi serupa tidak terjadi lagi.

Sebelumnya, puluhan masyarakat Sumut menggelar doa bersama di depan Mako Brimob Polda Sumut pada Kamis (10/5) malam. Mereka menyalakan puluhan lilin dan meletakkan bunga tanda duka cita.

Seperti diketahui, kerusuhan pecah di Rutan Salemba pada Selasa (8/5). Pemicu kerusuhan diduga karena makanan. Dalam kerusuhan, lima anggota Polri dinyatakan gugur. Ditambah satu napi teroris yang juga tewas dalam kerusuhan.

Lima anggota Polri yang tewas adalah Iptu Luar Biasa Anumerta Yudi Rospuji Siswanto, Aipda Luar Biasa Anumerta Deni Setiadi, Brigpol Luar Biasa Anumerta Fandi Setyo Nugroho, Briptu Luar Biasa Anumerta Syukron Fadli, dan Briptu Luar Biasa Anumerta Wahyu Catur Pamungkas. Sementara dari narapidana teroris bernama Abu Ibrahim alias Beny Syamsu.


(pra/JPC)