Siapkan Pameran Fotografi Karya ABH

JawaPos.com– Anak yang berhadapan dengan hukum (ABH) saat ini tidak lagi mengenal penjara anak. Kemenkumham telah mengubah penjara anak menjadi Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA). Di sana, tidak ada terali dan ruang-ruang bersekat khas hotel prodeo. Di sela menjalani putusan meja hijau, ABH mendapat beragam pelatihan. Di LPKA Kutoarjo dan Yogyakarta misalnya. Di dua LPKA itu, para ABH mendapat pelatihan fotografi. Rencananya, karya fotografi para ABH itu akan dipamerkan di Jakarta akhir bulan ini.

’’Kami berencana memamerkan karya anak bersama dengan peluncuran modul konseling kelompok,’’ kata Evi Baiturohmah, Manajer Program Rehabilitasi Sahabat Kapas yang mengelola kegiatan ini. Evi menyebut, pelatihan fotografi diberikan kepada anak-anak yang telah mengikuti konseling kelompok. Selain ketrampilan dalam mempelajari fotografi, perubahan-perubahan yang tampak usai mengikuti konseling dan terlibat dalam aktivitas pelatihan menjadi perhatian program ini.

Pada akhir November lalu, pelatihan fotografi telah dilangsungkan di LPKA Kutoarjo. Rachma Safitri dari Kampung Halaman menjadi penyampai materinya. Kegiatan serupa juga digelar di LPKA Yogyakarta yang terletak di Wonosari akhir pekan lalu. Di Wonosari sedikitnya ada sembilan orang anak menjadi peserta pelatihan. Selama tiga hari, mereka diajak mengenal dasar-dasar fotografi dan mempraktikannya bersama Boy Tri Harjanto yang menjadi pengisi materi.

Para peserta pelatihan fotografi di LPKA Yogyakarta dengan pemateri Boy Tri Harjanto. (Sahabat Kapas for Jawa Pos)

’’Saya justru banyak belajar dari teman-teman. Semangat mereka luar biasa,’’ kata Boy Tri Harjanto. Fotografer yang kerap memenangkan beragam kompetisi foto tersebut tidak hanya memberikan dasar-dasar pengambilan gambar. Para peserta juga diajak untuk mendesain bentuk presentasi karya masing-masing. Hasilnya adalah rangkaian foto yang punya cerita dengan mengandalkan citra visual hasil tangkapan kamera tanpa ada banyak kata-kata.