Siapkan 200 Personel, TNI AU Siagakan Boom Water Bila Diperlukan

Tim SAR saat siaga di kaki Gunung Panderman

KOTA BATU – Kebakaran yang menimpa kawasan Gunung Panderman semalam (21/7) pukul 20.30 wib hingga saat ini masih terus berlangsung. 200 personil tim gabungan dari Perhutani, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Relawan diturunkan untuk memadamkan si jago merah.

“Luas yang terbakar sekitar 17,7 hektar. Sedangkan untuk garis keliling ada sekitar 1,82 kilometer,” jelas Achmad Choirur Rochim Kasi Kedaruratan BPBD Kota Batu. Ia juga menerangkan telah berkoordinasi dengan TNI AU untuk menggunakan Boom Water (pemadaman dari udara) jika hingga sore api tak kunjung padam.

Disinggung terhadap korban, Rochim menerangkan terdapat 25 tim pendaki dan semuanya sudah dievakuasi dalam keadaan selamat. Ia juga menerangkan lokasi antara area yang terbakar dengan perkampungan masih berjarak sekitar 3 Kilometer sehingga masih dinyatakan aman.

“Kami masih belum menemukan penyebab kebakarannya. Namun indikasi sementara adalah musim kemarau ini yang mempengaruhi,” imbuh Rochim. Ia juga mengungkapkan tim BPBD masih cukup kesulitan untuk memadamkan api mengingat angin yang cukup kencang mampu membuat api menjalar ke mana-mana.

Diwawancarai secara berbeda, Zadiem Efisiensi Sekda Kota Batu mengungkapkan pihak yang terjun di kawasan kebakaran telah memberikan pembatas pada area yang terbakar. “Hal ini dimaksudkan agar api tidak sampai menyebar. Kunjungan kami tadi untuk mensuport dan melihat keadaan untuk dilaporkan kepada pemkot tentang apa saja yang dibutuhkan di lapangan,” tandasnya.

Pewarta : Choirul Anwar
Penyunting: Kholid Amrullah
Foto : Istimewa