Siapa Datang, Siapa Pergi

MALANG KOTA – Sejumlah pemain baru ada kemungkinan menghiasi skuad Arema FC pada putaran kedua Liga 1 September mendatang. Di sisa tiga laga pada putaran pertama ini, tim pelatih pun sudah melakukan evaluasi pemain yang ada. Formasi skuad tim yang lebih kompetitif pada putaran kedua juga sudah dirancang. Ini menyusul dibukanya keran transfer windows (transfer pemain) oleh operator liga.

Artinya, jika ada pemain baru, maka otomatis ada sejumlah pemain yang akan pergi. Soal siapa saja mereka, ini yang masih dilakukan evaluasi.

Pelatih Arema FC Milomir Seslija menyatakan evaluasi pemain saat ini terus berjalan. ”Namun, setelah laga lawan Barito (kemarin malam) baru akan kami bicarakan soal kemungkinan pemain yang datang atau pergi,” kata pelatih yang akrab disapa Milo tersebut. Secara pasti, dia masih enggan menyebutkan nama.

Sebab, Milo ingin semua pemain fokus dalam pertandingan tersisa. Setelah melawan Barito, Arema masih akan menghadapi Bali United dan PSIS Semarang. Sedangkan, lawan PSM Makassar yang sempat tertunda sepertinya akan berlangsung di putaran kedua. ”Semua pemain kami evaluasi, termasuk pemain lokal dan asing,” kata pelatih berkebangsaan Bosnia-Herzegovina itu.

Selama 13 pertandingan yang dijalani Arema sebelum lawan Barito Putera, ada beberapa pemain yang belum banyak memberikan kontribusi. Di antaranya masih 0 menit bermain atau belum pernah diturunkan.



Seperti Sandy Firmansyah, Rahmat Latief, Ridwan Tawainella, Sunarto, dan empat pemain muda Tristan Agung, Vikrian Akbar, Zidane Pulanda, serta Andreas Francisco.

Empat nama terakhir selama ini lebih banyak dipercaya untuk bermain di Arema FC U-20. Selain pemain yang masih 0 menit bertanding, ada pemain yang selama ini menjadi starter penuh. Seperti Makan Konate. Peran playmaker Arema itu tidak pernah tergantikan. Dia tidak pernah absen ataupun diganti saat pertandingan.

Konate mempunyai catatan bermain 1.170 menit, disusul Hamka Hamzah dan Arthur Cunha yang sama-sama bermain 1.080 menit, Hendro Siswanto 1.041 menit, Dendi Santoso 1.037 menit, dan Sylvano Comvalius telah bermain 908 menit.

Dari deretan pemain asing, hanya Pavel Smolyachenko yang punya menit bermain paling kecil. Gelandang bertahan asal Uzbekistan itu hanya bermain 167 menit.

Milo pun menyebutkan, putaran kedua bakal melakukan pembenahan. ”Hanya saja, kami akan lebih fokus pada apa yang dibutuhkan Arema,” kata mantan pelatih Madura United dan Persiba Balikpapan itu.

Soal siapa saja yang dicoret dan siapa yang akan didatangkan? ”Semua bergantung situasi yang akan datang,” kata Milo.

Sebelumnya, General Manager Arema FC Ruddy Widodo menyebutkan dalam sepak bola ukurannya adalah prestasi. Jika pemain tidak bisa menunjukkan kemampuan terbaik untuk menggapai prestasi, maka bukan tidak mungkin akan dilepas.

Pewarta : Aris Dwi Kuncoro
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Abdul Muntholib