Siap-Siap, Siang Malam Hujan Petir

    KABUPATEN – Warga Malang Raya patut lebih hati-hati selama sepekan ke depan. Sebab, mulai Selasa hari ini (27/11) berdasar prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Malang, akan sering terjadi hujan disertai petir.

Hujan lebat akan terjadi di daerah Malang Kota pada siang-malam. Untuk daerah Kota Batu, hujan ringan dan lokal terjadi pagi dan siang. Sementara di wilayah Kabupaten Malang bagian selatan, hujan lebat akan lebih sering terjadi di siang hari. Sedang di Kabupaten Malang bagian barat dan utara, hujan petir terjadi pada siang dan sore hari. ”Untuk besok (hari ini), beberapa daerah bahkan hujan petir. Perlu waspada akan hal ini,” terang Kepala BMKG Malang Aminudin Al Roniri SP MSi kemarin.

Dia menambahkan, musim hujan sudah menghampiri Malang Raya sejak pekan lalu. Namun, musim kemarau akan berakhir pertengahan November. ”Musim hujan ditandai dengan curah hujan yang tinggi dan intensitas hujan yang sering,” ujarnya.

Mengawali musim hujan tersebut, Aminudin mengimbuhkan, sudah biasa jika terjadi  hujan lebat dan petir. Bahkan selalu dipayungi awan Cumulonimbus yang mengandung es, listrik, dan air.

Apabila intensitas hujan tinggi, maka potensi bencana juga meningkat. Seperti di Kota Malang yang bisa tergenang air, Kabupaten Malang dan Kota Batu yang berpotensi longsor. Potensi tersebut memang selalu terpantau setiap hari dan akan segera diinfokan ke masyarakat.

Sementara  itu, akibat intensitas hujan yang tinggi, aliran air yang mengalir di pinggir jalan menyebabkan tepi jalan di Jalan Sigura-gura, Kota Malang, ambles. Terlihat amblesnya tanah itu diperkirakan sedalam sekitar 30 cm. Lokasi amblesnya tanah tersebut juga tidak jauh dari jembatan yang dahulu bagian plengsengannya ambrol.

Dari keterangan salah satu warga  setempat, Agus Setyawan, di kawasan lokasi amblesnya tanah yang semakin besar itu, baru dilihatnya pagi tadi. Sebelumnya, dia memang melihat tanah ambles itu masih kecil dan tidak selebar ketika terpantau sore hari. ”Kalau adanya itu sudah beberapa hari ini, tapi tidak selebar ini. Takutnya sih jalannya ikut ambles,” ucapnya.

Kabid Bina Marga DPUPR Kota Malang Didik Setyanto menyatakan, pihaknya sudah melakukan pengecekan di kawasan amblesnya tanah tersebut. Dia menyebutkan jika pihaknya akan bertindak cepat atas masukan dan laporan dari warga tersebut. Dia menyatakan akan segera menangani amblesnya tanah itu pada Selasa ini (27/11). ”Besok pagi akan kami tangani. Saat ini kami masih menyiapkan bahan material untuk perbaikannya,” jelasnya.

Pewarta: Moh Badar Risqullah
Copy Editor:  Amalia
Penyunting: Abdul Muntholib
Foto: Falahi Mubarok