Siang Ini Kejari Bakar Ganja hingga Sabu, yang Melintas Hati-hati Sakaw

KEPANJEN – Asap dari 442 gram ganja dan 1027 gram sabu-sabu yang dibakar menguap ke atas langit halaman Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang, yang berada di Kepanjen, Kamis, (13/6) siang ini.

Pun bau alkohol dari 2 kardus miras jenis trobas yang dibuang di dekat tanaman menyengat tercium di lokasi. 624.910 pil double L pun tak luput tercium saat barang bukti tersebut dimasukkan ke dalam air mendidih untuk dimusnahkan dengan cara dilarutkan oleh petugas gabungan dari Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang.

“Awas-awas jangan dekat-dekat nanti terbakar, nanti mabuk juga,” celetuk salah satu petugas yang bertugas memasukkan berbagai barang bukti tersebut ke dalam tong besar dengan api yang sudah berkorbar kepada awak media yang jaraknya terlalu dekat dengan api.

Abdul Qohar AF, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang mengatakan pembakaran hasil perkara ini merupakan salah satu bentuk pemusnahan barang bukti yang telah dikumpulkan Kejari Kabupaten Malang pada rentang tahun 2018 hingga 2019.

“Ada ganja, ada sabu-sabu, ada Double LL, ada HP juga, uang palsu, ada senjata tajam. Ini khusus tindak pidana umum,” katanya.



Para terdakwa kasus pemilik barang bukti ini pun sudah dieksekusi dan diputuskan bersalah secara hukum. Kejari Kabupaten Malang tinggal memusnahkan barang bukti yang dalam putusan pengadilan memang harus dimusnahkan.

“Ada sekitar 400 perkara. Jadi pemusnahan barang bukti yang hari ini dilakukan adalah barang bukti dari perkara yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap,” tandas Qohar.

Selain narkoba, barang bukti lain seperti senjata tajam seperti celurit hingga golok harus digerinda. Termasuk puluhan handphone, 10.810 lembar uang mainan pecahan Rp 100 ribu, 325 keping VCD bajakan hingga berbagai tas, dompet sampai buku nikah palsu terbakar habis di empat tong berbeda yang digunakan sebagai wadah pembakaran.

Sementara itu Plt Bupati Malang, HM Sanusi turut hadir dan ikut dalam pemusnahan ini. Pun turut andil membakar barang bukti, juga Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung serta Komandan Kodim 0818 Kabupaten Malang-Batu, Letkol Inf. Ferry Muzzawad, Perwakilan BNN Kabupaten Malang, hingga Perwakilan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Elfran Vido
Penyunting: Fia