Sheva: Nanggung kalau Hanya Semifinal

MALANG KOTA – Manajemen Arema FC Putri sebenarnya hanya menarget Sheva Imut Furyzcha dkk sampai semifinal di Liga 1 Putri 2019 ini. Target itu pun sebenarnya, sudah terlampaui. Namun, untuk saat ini kepalang tanggung jika hanya berhenti di semifinal saja. Sebab, peluang untuk melaju ke babak final masih terbuka.

Syaratnya, pada laga kedua semifinal melawan Persib Bandung Putri hari ini (7/12), Arema Putri harus menang skor 3-0. Sebab, pada laga pertama di Bandung, Ongis Kodew kalah 0-2 dari tim berjuluk Putri Biru tersebut. Meski peluangnya cukup berat, namun Sheva Imut dkk bertekad tampil habis-habisan untuk membalikkan keadaan.

”Kami optimistis banget masuk final. Nanggung sudah sampai semifinal, kenapa tidak sekalian dituntaskan tembus partai final,” ujar pemain kelahiran 2004 itu. Baginya, meski timnya harus mengejar defisit dua gol bukan sebuah masalah.

Malah diterangkan Sheva, rekan-rekannya terpacu untuk membuat sejarah baru dan membalas kekalahan di saat pertandingan leg pertama Liga 1 Putri di Bandung. ”Hasil kemarin tidak membuat semangat anak-anak kendor. Malah mereka ingin membuat lebih banyak gol lagi,” tuturnya.

Motivasi besar pemain bernomor 10 itu bukan tanpa alasan. Sebab, semenjak kekalahan di laga pertama lalu, dia dan para pemain lain terus berlatih agar laga kedua ini bisa membalikkan keadaan. Jika mampu menembus babak final nanti, Arema Putri bisa dikatakan mendapat hal yang luar biasa.

Pasalnya, dari awal manajemen tim Arema Putri tidak pernah menarget para pemain untuk menembus partai pamungkas. ”Target manajemen ke pemain lolos babak semifinal,” terang Sheva Imut. Lebih lanjut, dalam pertandingan nanti Sheva juga punya ingin menambah pundi-pundi golnya.

”Setiap pemain pastinya ingin membuat gol. Tapi, nomor satu tim menang dahulu,” tutur dia. Selama mengikuti kompetisi Liga 1 Putri, pemain yang pernah memperkuat Timnas Putri U-16 itu untuk sementara sukses menciptakan sembilan gol. Capaian itu membuatnya menjadi top score Arema Kodew.

Pewarta : Galih Prasetya
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Aris Dwi Kuncoro