Sex Toys Halal Buat Jomblo, Asal….

KOTA MALANG – Peredaran sex toys ilegal kian marak di Kota Malang. Berdasarkan data yang dihimpun oleh koran Jawa Pos Radar Malang, Bea Cukai Jatim II pada tahun 2018 menyita 173 paket sex toys, dan di tahun 2019 naik menjadi 190 paket.

Menanggapai hal tersebut, pakar fiqh UIN Malang, Moch. Said M.Pd mengatakan kalau menurut sebagian kecil ulama, penggunaan sex toys itu diperbolehkan

“Ada hasil ijtimah sebagian kecil ulama yang membolehkan
karena apa? karena nggak ada larangannya kan dilakukan sendiri,” ujarnya.

Said juga menambahkan, diperbolehkannya penggunaan sex toys itu, hanya untuk orang yang mempunyai hasrat sexual yang tinggi dan belum menikah.

“Setiap orang itu karakternya berbeda-beda dan sex itu kebutuhan dasar. Kan ada orang yang libidonya tinggi dan tidak bisa mengontrol. Apalagi yang belum menikah. Iya mereka sah menggunakan itu, menurut sebagian kecil ulama,” imbuhnya.



Namun, ia mengingatkan, syarat tersebut tentunya masih harus diperhatikan lagi. Kalau seseorang hanya ingin menggunakan sex toys untuk coba-coba, hukumnya akan menjadi haram lagi.

“Kalau libidonya tidak tinggi terus coba-coba saja ya tetap saja hukumnya haram. Apalagi sampai ketagihan ya beda lagi,” ujarnya.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Bob Bimantara Leander
Penyunting: Fia