Setelah Ditangkap Polisi, Dua Jukir Liar Diperiksa PPNS Dishub Batam

JawaPos.com – Dua juru parkir (Jukir) liar berinisial OLS dan YS diamankan Ditreskrimum Polda Kepulauan Riau (Kepri). Keduanya saat ini  menjalani proses pemeriksaan di Pejabat Negeri Sipil (PPNS) Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batam.

Kadishub Kota Batam, Rustam Effendi mengatakan, kedua pelaku memang sudah diserahkan kepada Dishub, hanya saja seperti apa prosesnya ia belum mengetahui secara pasti.

“Pelaku sudah di kita, tapi sudah sampai mana belum ada laporan ke saya, masih kita tunggu prosesnya,” kata Rustam saat ditemui di Kantor Wali Kota Batam, Batam Centre, Batam, pada Selasa (8/1).



Rustam melanjutkan, kawasan wisata Jembatan Barelang, Kecamatan Sagulung, Batam–tempat kedua pelaku diamankan,  memang bukan daerah yang ada di bawah Dishub Kota Batam. Sehingga keduanya jelas melakukan pelanggaran yang bisa diproses secara hukum.

Tidak hanya itu, penggunaan karcis yang sudah kadaluarsa juga bisa memberatkan keduanya. “Ini bisa juga masuk dalam kasus penipuan karena karcisnya sudah tidak berlaku, di sana juga bukan area Dishub,” kata Rustam lagi.

Sejatinya, pengawasan terhadap penerapan parkir di area yang menjadi tanggungjawab Dishub sudah dijalankan. Dimana sejak menjabat pada September 2018 lalu, Rustam mengaku sudah menertibkan 15 jukir liar. Pihaknya juga melakukan penertiban kendaraan yang parkir di lokasi yang tidak seharusnya.

Dishub, lanjut Rustam, setiap hari berkeliling melakukan pengawasan terkait adanya pelanggaran parkir di sekitar 450 area yang telah dikelola oleh Dishub.

Saat ini ada 620 lokasi parkir yang ada di Batam, Dishub secara bertahap akan memaksimalkan lokasi-lokasi yang saat ini belum bisa dioptimalkan karena berbagai keterbatasan yang ada. Untuk 2019 sendiri, Dishub akan memaksimalkan potensi kantong parkir yang ada di Kecamatan Sagulung dan Batu Aji.

Optimalisasi tersebut diharapkan bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam. “Masih banyak area parkir yang akan kita kelola, tapi untuk 2019 kita fokus di dua daerah (Kecamatan Sagulung dan Batu Aji) ini dulu,” kata Ruatam lagi.

Editor      : Yusuf Asyari
Reporter : Bobi Bani