Sering Dapat Peran Seksi, Scarlett Johansson Pernah Stres Gara-gara Ini

RADARMALANGID – Berperan sebagai karakter yang menarik secara seksual membuat Scarlett Johansson pernah merasa stres. Ia pun membuat pernyataan mengejutkan kala mengisi acara ‘Actress Roundtable’ bersama Jennifer Lopez, Lupita Nyong’o hingga Laura Dern. Ia mengaku sempat terjebak di awal kariernya di dunia seni peran.

Bintang ‘Jojo Rabbit’ itu merasa dirinya sangat dieksploitasi secara seksual oleh industri yang membesarkan namanya tersebut.

“Saat aku berusia 20 tahunan, aku merasa seolah dicap. Aku seolah menjadi sosok yang dieksploitasi secara seksual,” tuturnya, seperti dilansir dari The Hollywood Reporter (16/11).

Namun ia menyebutkan, saat itu hal tersebut tak menjadi masalah bagi banyak orang dan mereka menganggap itu suatu yang lumrah. Aktris yang kerap disapa ScarJo itu pun merasa kesulitan untuk lepas dari stigma tersebut.

Bahkan ia pernah merasa stres, dan sampai berpikir untuk mengganti pekerjaannya dan beralih dari industri saat itu. Namun, niat itu diurungkan olehnya karena Scarlett merasa tak punya pilihan lagi.

Jalan keluar pun muncul pada 2009 lalu saat dirinya tampil dalam pementasan Broadway bertajuk ‘A View from the Bridge’ milik Arthur Miller. Hal itu disebutnya seolah mampu me-reset kariernya di dunia hiburan dan membuatnya mendapatkan banyak kesempatan yang lebih besar, bahkan membuatnya mendapatkan Tony Awards di kategori Best Performance by a Leading Actress in a Play’ pada 2010 lalu.

“Hal itu menakjubkan bagaimana teater itu tak terbatas. Biarpun hal itu sedikit menakutkan, aku sangat diberikan kebebasan karena aku merasa tiap malamnya aku memiliki kesempatan untuk mengubah narasinya,” ungkap Scarlett.

Penulis: Elsa Yuni Kartika
Foto: Istimewa