Seri Kedua, Sapu Bersih Semua Laga

KOTA MALANG – Arema FC Putri punya target besar di seri kedua Liga 1 Putri 2019 yang bakal bergulir di Bali pada 19–25 Oktober. Tim berjuluk Ongis Kodew tersebut berharap bisa menyapu bersih semua laga.

Artinya, Arema juga punya target revans atas Persipura Jayapura Putri. Selain itu, juga mempertahankan kemenangan atas tim peserta lainnya. Untuk diketahui, pada seri pertama lalu, Ongis Kodew hanya kalah sekali 0-1 dari Mutiara Hitam–julukan Persipura Jayapura Putri.

Selebihnya, tiga pertandingan meraih kemenangan. Masing-masing menang 2-0 atas Persebaya Surabaya Putri, menang 1-0 atas PSM Makassar Putri, dan menang 1-0 atas Bali United Putri. Arema pun berada di posisi kedua klasemen sementara grup B dengan 9 poin dari 4 laga.

Pelatih Arema FC Putri Alief Safrizal Muhammadin mengatakan, di seri kedua ini berharap bisa mendapatkan hasil yang lebih baik dibandingkan seri pertama lalu. ”Targetnya tentu kalau bisa sapu bersih kemenangan,” kata Alief.

Meski, lanjut dia, untuk mendapatkan raihan sempurna tersebut tidak akan mudah. Karena itu, menghadapi seri kedua ini dipersiapkan lebih matang. Serli Anggraini, kapten Arema FC Putri dkk sudah menggeber latihan pada 15 Oktober.

Alief mengaku, selama latihan cukup banyak aspek yang diperbaiki. Mulai dari transisi dari bertahan ke menyerang dan sebaliknya dari menyerang ke bertahan. Sebab, dari hasil evaluasi seri pertama lalu, organisasi tim Arema masih kurang bagus.

Sheva Imut Furyzcha dkk masih kedodoran saat mendapatkan serangan balik lawan. Juga masih kerap kehilangan bola saat melakukan serangan. Selain transisi, yang perlu diperbaiki adalah fisik pemain. ”Pelan-pelan fisik pemain juga akan dibenahi,” pelatih dengan lisensi C AFC itu.

Selanjutnya, perbaikan yang dilakukan Alief adalah bagaimana meningkatkan konsentrasi pemain. Terutama di menit akhir. Sebab, belajar dari kekalahan 0-1 saat melawan Persipura di seri pertama, para penggawa Arema FC Putri kehilangan konsentrasi di menit akhir sehingga kebobolan.

Pewarta : nr9
Copy Editor : Dwi Lindawati
Penyunting : Aris Dwi Kuncoro