Sepuluh Bulan, 42 Nyawa Melayang di Jalan

KOTA BATU – Akses lalu lintas di Kota Batu belum aman bagi pengguna jalan. Puluhan nyawa melayang sia-sia akibat kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Sepanjang Januari–Oktober 2017, Polres Batu mencatat sebanyak 42 nyawa melayang akibat laka lantas.

Jumlah korban meninggal dunia dalam sepuluh bulan terakhir itu naik signifikan dibanding tahun 2016 dalam kurun waktu yang sama. Pada tahun lalu, nyawa yang melayang di jalan sebanyak 33 jiwa.

Tingginya angka kematian akibat laka lantas itu disebabkan oleh beberapa hal. Di antaranya, human error atau kesalahan manusia. Kesalahan itu bisa berupa tidak mematuhi rambu-rambu lalu lintas (lalin) maupun ngebut di jalan. Selain itu, faktor lainnya karena kondisi kendaraan yang tidak layak.

”Faktor utama yang menjadi penyebab kecelakaan lalu lintas adalah kesalahan manusianya sendiri,” kata Kepala Unit Laka Lantas Polres Batu Ipda Anton Hendry kemarin (20/10).

Kondisi itu tentu sangat memprihatinkan. Sebab, banyak nyawa yang melayang di jalan. Para korban itu rata-rata masih dalam usia produktif, antara 20–40 tahun. Laka lantas sebenarnya bisa ditekan dengan kesadaran dari para pengguna jalan. Sebab, sebagian besar kecelakaan karena pelanggaran lalin yang dilakukan oleh pengemudi roda empat maupun roda dua.

Upaya pencegahan terjadinya kecelakaan telah dilakukan dengan intensif. Di antaranya, menggalakkan sosialisasi serta peningkatan kesadaran pengguna jalan dalam bentuk lainnya. Selain itu, petugas telah memasang rambu-rambu peringatan pada daerah rawan terjadinya laka lantas.

”Kami beri rambu-rambu peringatan di titik black spot atau rawan kecelakaan,” kata dia.

Upaya lainnya adalah dengan melakukan razia pelanggaran lalin. Dilaksanakannya razia itu bertujuan untuk menindak pelanggar, baik roda dua maupun roda empat. Seperti halnya yang dilakukan beberapa waktu lalu dalam Operasi Sadar Keselamatan dan Ketertiban Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Operasi tersebut digelar Satlantas Polres Batu dengan melibatkan Polisi Militer (PM) dari Denpom Kota Malang dan Dinas Perhubungan Kota Batu. Operasi yang dipusatkan di Jalan Sultan Agung, Kota Batu, itu telah menindak 53 pelanggar lalin.

Pewarta: NR1
Penyunting: Ahmad Yahya
Copy Editor: Arief Rohman
Foto: Rubianto