Sepekan ini Bursa Menghijau, Investor Menanti Pelantikan Jokowi

JawaPos.com – Setelah bergerak fluktuatif cenderung alami penurunan tiga bulan terakhir, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan penguatan pada pekan ketiga Oktober. Pada perdagangan awal pekan, Senin (14/10), bursa saham ditutup di level 6.126,877 atau naik 21,077 poin (0,35 persen) dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.

Laju kenaikan IHSG terjadi pada perdagangan hari-hari berikutnya, di mana pada Selasa (15/10) ditutup di level 6.158,167 atau naik 31,290 poin (0,51 persen). Sementara pada perdagangan Rabu (16/10) bursa ditutup di level 6.169,592 atau naik 11,425 poin (0,19 persen), dan pada Kamis (17/10) ditutup naik 11,422 poin (0,19 persen) ke level 6.181,014.

Sementara itu, pada sesi pertama perdagangan Jumat (18/10), IHSG menguat tipis 7,96 poin (0,13 persen) ke level 6.188,97. Sepanjang pekan ini, kenaikan tertinggi indeks terjadi pada perdagangan Selasa.

Kepala Riset Koneksi Kapital Indonesia Alfred Nainggolan memprediksi, laju kenaikan IHSG akan berlangsung hingga penutupan bursa sore nanti.

“Hari ini diproyeksikan akan terus di zona positif, sepekan ini. Ada penguatan tidak terlalu besar,” katanya kepada JawaPos.com, Jumat (18/10).

Meski bergerak positif, Alfred melihat peningkatannya belum terlalu besar. Sebab, pelaku pasar masih wait and see, menunggu sejumlah event besar domestik dan global, termasuk pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, yang akan digelar Minggu (20/10).

“Pasar animonya enggak cukup agresif bisa dilihat dari jumlah transaksi. Masih wait and see, menanti event besar baik itu domestik dan global, termasuk pelantikan,” kata Alfred.

Sementara itu, analis PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk (RELI) Lanjar Nafi Taulat Ibrahimsyah mengatakan, secara teknikal laju IHSG terus mendekati target moving average 50 hari (MA50) sebagai konfirmasi lanjutan ke level MA200.

“Kami perkirakan IHSG bergerak sedikit tertahan dengan penguatan menuju target support resistance 6.150 – 6.230,” kata Lanjar.