Sepanjang Januari, BNN Terima 9 Pecandu Narkoba Tobat

KOTA BATU – Penanganan penanggulangan pengguna narkoba gencar dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Batu. Di awal tahun 2019 bulan Januari lalu, setidaknya sudah ada 9 residen (klien) yang direhabilitasi.

Kasi Rehabilitasi BNN Kota Batu Rose Iptriwulandhani mengatakan ke sembilan residen yang mayoritas berusia antara 15 – 65 tahun itu melakukan rawat jalan di beberapa tempat kesehatan. Meski begitu, angka pengguna narkoba di Kota Batu setiap tahunnya sudah mulai berkurang.

“Ini sudah mulai berkurang dibandingkan tahun lalu. Kalau untuk rehabilitasi residen ini kita lakukan rawat jalan di klinik kami, dan juga bekerjasama dengan Puskesmas Batu, Rumah Sakit Baptis, dan RSJ Lawang,” terangnya.

Dari data BNN Kota Batu, di Tahun 2017 tercatat ada 54 residen, tahun 2018 ada 48 residen. Sedangkan di 2019 awal Januari lalu sebanyak 9 residen.

Ia menambahkan perawatan rehabilitasi tersebut disesuaikan pada tingkat kecanduan penggunanya. Melalui rehabilitasi pengguna diharapkan bisa pulih baik secara produktif maupun pulih tidak produktif.



“Baik rawat jalan ataupun rawat inap itu tergantung dengan tingkat kepatuhannya. Yang kami harapkan itu mereka ini bisa pulih baik produktif maupun tidak, dan mentas dari mengonsumsi narkoba,” imbuhnya.

Sementara itu Kepala BNN Batu, AKBP Mudawaroh menyampaikan, pihaknya terus melakukan pendekatan ke masyarakat melalui sosialisasi dengan melibatkan komunitas maupun organisasi. Karena sejauh ini, masyarakat di Kota Batu masih memiliki ketakutan untuk berkonsultasi ke BNN.

“Mereka mengira bahwa dengan datang ke BNN itu akan ditangkap. Padahal tidak seperti itu, justru dengan lapor kita akan bantu proses penyembuhannya. Karenanya kami terus melakukan pendekatan ke masyarakat, jadi semisal mereka punya tetangga atau keluarga yang pengguna narkoba dan ingin menyembuhkan bisa dikomunikasikan kepada kami untuk proses rehabilitasinya,” pungkasnya.

Pewarta: Arifina
Foto: Arifina
Penyunting : Fia