Sentimen Positif Domestik Tak Cukup Bawa Rupiah Kembali Menguat

Sentimen Positif Domestik Tak Cukup Bawa Rupiah Kembali Menguat

Analis PT Binaartha Sekuritas Reza Priyambada mengatakan, peluang pelemahan pun masih terjadi seiring meningkatnya laju USD.

“Rupiah diestimasikan akan bergerak dengan kisaran batas bawah (support) 13.785 dan batas atas (resisten) 13.772,” ujarnya di Jakarta, Jumat (19/4).

Reza menjelaskan, perkiraan akan kenaikan suku bunga AS membuat pergerakan imbal hasl obligasi AS juga turut mengalami kenaikan dan berimbas pada pergerakan USD yang ikut terkerek.

Di sisi lain, sejumlah rilis data-data ekonomi AS kian membaik sehingga turut memberikan sentimen positif pada USD. Di sisi lain, berkurangnya permintaan terhadap EUR dan JPY juga turut membuat laju USD terapresiasi.

Imbasnya, membuat laju Rupiah kembali dalam pelemahannya. Padahal terdapat sejumlah sentimen positif seperti pemaparan MenKeu terhadap pencapaian reformasi fiskal dan moneter Indonesia, akan tetapnya suku bunga acuan BI untuk memacu pertumbuhan kredit masyarakat, kembali masuknya modal asing sebanyak USD800 juta ke pasar keuangan domestik; hingga kenaikan peringkat utang Indonesia oleh Moody’s.

Akan tetapi, kata Reza, berbagai sentimen positif tersebut tampaknya tidak banyak berimbas pada laju Rupiah.

“Tetap cermati dan waspada terhadap sentimen yang membuat laju Rupiah kembali tertahan kenaikannya,” tandasnya.


(mys/JPC)