Sentil Wakil PM Tiongkok, JK: Jangan Biasakan Begitu

JK-sapaannya- tahu bahwa Tiongkok kerap membawa warganya, ketika menggarap proyek-proyek investasi mereka di Indonesia.

Menurut JK, belajar dari pengalaman masa lalu, datangnya arus besar pekerja Tiongkok telah merugikan tenaga kerja dalam negeri.

“Sekarang kan kalau ada investasi Tiongkok itu, ribuan dia bawa (pekerja). Saya bilang jangan begitu,” ujar JK saat menerima Wakil Perdana Menteri (PM) Tiongkok, Liu Yandong, di Istana Wakil Presiden, dilansir RMOl (Jawa Pos Grup), kemarin.

Dia menjelaskan, solusi yang dinilai sama-sama menguntungkan adalah penggunaan tenaga kerja Indonesia.

Dimana, tenaga kerja domestik pertama-tama diberi kemampuan terlebih dahulu supaya memiliki kompetensi sesuai standar mereka.

Pemerintah Tiongkok, kata JK, diharapkan bisa melaksanakannya untuk proyek-proyek investasi mereka selanjutnya.

“Harus dilatih dulu. Bisa dilatih di Indonesia, bisa dilatih di China tenaga-tenaga (kerja) kita. Dan dia setuju (wakil PM China) menggunakan tahap-tahap itu,” pungkas.


(mam/jpg/JPC)