Senandung Kidung Rembulan di Kolam Segaran

Senandung Kidung Rembulan di Kolam Segaran

SAYUP suara saksofon dari dalam kegelapan. Angin di Kolam Segaran mulai mendesus dingin saat bulan mulai berwarna merah matang. Sekumpulan penari dan masyarakat pada akhir Januari Rabu malam (31/1) lalu tumplek blek di pinggir Kolam Segaran, Desa/Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto.

Situs peninggalan Kerajaan Majapahit tersebut senagaja dipilih karena dinilai menjadi tempat terbaik memandang bulan saat gerhana. Meski saat itu cuaca tidak mendukung, karena awan tebal menutupi bulan. Hanya sesekali bulan terlihat, lalu tertutup kembali. Namun, senandung kidung rembulan terus dilantunkan.

Itu merupakan interaksi manusia dengan alam. Aroma wangi dupa menyeruak di antara pondasi telaga. Ya, malam itu merupakan sejarah bagi generasi saat ini yang diberi kesempatan memandang tiga fenomena, yaitu gerhana bulan, supermoon, dan blue moon.

(mj/fan/ris/JPR)