Sempat Dirawat di RS, Ketua KPPS di Sleman Meninggal

JawaPos.com – Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) 25 Caturtunggal, Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Jogjakarta (DIJ) bernama Lilik Suswanto, 59, diketahui meninggal dunia pada Selasa (23/4). Lilik meninggal setelah menjalani perawatan intensif usai bertugas di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 17 April lalu.

Istri dari Lilik, Sih Sugiarti, 55, mengatakan, suaminya pulang dari tugasnya di TPS pada Kamis (18/4) pagi. Bekerja sekitar 24 jam di TPS dari pemungutan hingga penghitungan suara.

Sempat mengeluhkan kelelahan kepadanya sepulang dari TPS itu. “Mengeluh pemilu tahun ini paling berat. Sudah 30 tahun ini menjadi langganan, setiap pemilu jadi KPPS,” katanya, di kediamannya, Padukuhan Sagan, Kelurahan Caturtunggal, Selasa (23/4).

Almarhum juga sempat mengeluhkan berbagai hal. Seperti rencana Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan honor sebagai KPPS yang belum turun. “Jumat (19/4) dan Sabtu (20/4) bapak sempat bolak-balik ke kantor kecamatan untuk mengecek. Sampai mau pinjam uang kalau PSU,” katanya.

Karena kondisinya sudah semakin mengkhawatirkan, akhirnya pada Minggu (21/4) Lilik Suswanto dibawa ke Rumah Sakit Panti Rapih Jogjakarta. Namun ia kemudian meninggal pada Selasa (23/4) pagi. “Sudah takdir Allah, keluarga ikhlas,” ucapnya.

Faktor kelelahan kemungkinan menjadi kondisi kesehatannya menurun. Dari keterangan dokter, lanjut Sugiarti, almarhum mengalami penyumbatan pembuluh darah di otak.