Semarang 10K Siap Dihelat, Hadirkan Atraksi Budaya di Sepanjang Rute

JawaPos.com – Agenda lari nasional Semarang 10K siap digelar, Minggu (16/12) besok. Tak hanya menjadi kompetisi menguras keringat, event ini rencananya juga bakal dimeriahkan dengan atraksi budaya di sepanjang rute.

Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi sedianya mengatakan, kompetisi lari marathon dengan rute sepanjang 10,16 km ini sukses menyedot antusiasme para pelari dari berbagai penjuru. Baik lokal maupun mancanegara. Buktinya, target peserta sebanyak 3.500 orang telah terpenuhi.

“Agendanya sudah kita siapkan sebaik mungkin, harapannya warga masyarakat dapat ikut mendukung, mensukseskan agenda-agenda wisata yang ada dengan cara memberikan keramahan, kehangatan khas Kota Semarang kepada para tamu,” kata pria yang karib disapa Hendi ini, Kamis (13/12).



Hendi mengatakan, dalam menyambut pelari Semarang 10K, Pemkot Semarang turut melakukan persiapan guna memberikan penyambutan terbaik. Tak cuma dari infrastruktur jalan yang akan dilalui para pelari, tapi juga dari sisi hiburan dan atraksi seni budaya.

“Di sepanjang rute yang dilalui, para pelari Semarang 10K akan disuguhkan atraksi budaya khas Indonesia yang ada disiapkan pada beberapa etape,” sambung Hendi.

Detailnya, pada kilometer 2 peserta disuguhkan sajian Tari Kuntulan. Lalu, di kilometer 4 akan ada hiburan Drumblek. “Atraksi budaya seperti Reog Jalan Blarak, Gambang Semarang, dan Pertunjukan Musik Angklung juga siap menyambut para pelari di Kilometer 7, 8, dan 9,” katanya lagi.

Event ini rencananya mengambil titik start dan finish di Jalan Pemuda depan kantor Balai Kota Semarang. Untuk kelancaran dan kenyamanan pesertanya, maka dilakukan penutupan sementara mulai pukul 06.00 hingga 08.30 WIB pada sejumlah ruas jalan yang dilalui para pelari Semarang 10K.

Ruas jalan tersebut antara lain, Tugu Muda-JPO Hermina-Simpang Pekunden-Simpang Thamrin-JPO HOM Hotel-Simpang Lima-Simpang Ahmad Yani-Beberapa simpang MT. Haryono dan dekat gereja-Simpang MT. Haryono-Bundaran Bubakan-Simpang TL Agus Salim-Jalan Ronggowarsito. Lanjut dekat gereja-Simpang Pengapon-Simpang Kedasih-Jembatan Berok-Simpang Pasar Johar-Simpang Ace Hardware Gajah Mada-JPO BCA Pemuda-Simpang Paragon.

“Karenanya, dihimbau kepada warga masyakat untuk mengindari lokasi tersebut untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas,” imbuhnya.

Selain itu, Hendi menuturkan, antisipasi kepadatan arus lalu lintas melalui penyiapan kantung parkir di sekitar lokasi start dan finish. Seperti di area parkir Paragon Mal, DP Mal, Dinas Pendidikan, BPJS Ketenagakerjaan, Bapeda Provinsi Jawa Tengah, Universitas Dian Nuswantoro dan jalan Sekayu Raya.

(gul/JPC)