Selonding Sakral di Padangan Diturunkan Lima Tahun Sekali

Selonding Sakral di Padangan Diturunkan Lima Tahun Sekali

Gambelan Selonding hanya diturunkan dalam waktu lima tahun sekali untuk mengiringi Yadnya Bhatara Turun Kabeh. Maka dari itu dibuatkanlah duplikat gambelan Selonding itu. “Akhirnya  tahun 1900 dibuatkanlah duplikat dari gambelan Selonding, karena gambelan yang asli hanya diturunkan lima tahun sekali,” kata Perbekel Desa Padangan, I Wayan Wardita kepada Bali Express (Jawa Pos Group), kemarin.

Tarian yang klasik dan memiliki nilai magis ini, membuat tak sembarangan anak bisa menarikannya. Namun, berkat adanya program pasraman dari pemerintah, tarian itu tetap lestari hingga saat ini karena tari dimasukkan dalam materi pasraman.

Wardita menambahkan, kendatipun tidak ada yang mengetahui pasti tahun berapa Selonding itu ditemukan di Desa Padangan, namun pihaknya meyakini jika dengan ditemukannya Selonding tersebut, maka Desa Padangan termasuk salah satu desa tua di Bali. “Karena menurut cerita dari para tetua, gambelan Selonding ini merupakan gambelan tertua dari gambelan yang ada,” ujarnya.

Pihaknya pun ingin gambelan Selonding bisa tetap lestari dan dijaga keberadaannya di Desa Padangan. 


(bx/ras/yes/JPR)