Selama Ramadan, Tempat Hiburan Malam di Jakarta Utara Wajib Tututp

JawaPos.com – Puluhan personel Satpol PP dan Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Utara mendatangi sejumlah tempat hiburan malam (THM). Beberapa THM yang masih beroperasi ditutup sementara selama bulan suci Ramadan.

Kegiatan tersebut sebagai bentuk pengawasan sesuai dengan surat edaran Kepala Dinas Pariwisata Nomor 162/SE/2019, Tentang Waktu Penyelenggaraan Industri Pariwisata Pada Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1440 H/2019 M.

Kepala Seksi Penyidikan Pegawai Negeri Sipil dan Penindakan Satpol PP Jakarta Utara, Budi Salamun mengatakan, pengawasan yang saat ini dilakukan di Jalan Raya Cilincing, Koja dan Jalan Enggano, Tanjung Priok. Melibatkan dua unsur yakni Satpol PP dan Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Utara.

“Hari ini kita lakukan pengawasan terhadap tempat hiburan malam. Total 30 personel baik dari Satpol PP maupun Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara,” kata Budi, saat ditemui di Jalan Raya Cilincing, Koja, Jakarta Utara, Kamis (9/5).



Dalam kegiatan ini, dijelaskannya petugas juga menempelkan stiker bertuliskan ‘TUTUP’ dengan mencantumkan peraturan terkait di setiap pintu THM tersebut. Hal ini dimaksudkan agar pemilik THM tidak mengoperasikan bisnis hiburan malamnya selama Ramadhan.

“Di surat edaran itu sudah jelas. THM tidak boleh beroperasi selama Ramadan. Batas waktunya hingga 6-8 Juni 2019,” jelasnya.

Sementara Kepala Seksi Industri dan Pariwisata Suku Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jakarta Utara, Agus Purwanto menerangkan, ada enam jenis usaha THM bukan fasilitas hotel berbintang tutup selama Ramadhan. Di antaranya klub malam, diskotek, pemandian uap, panti pijat, arena ketangkasan dewasa, dan bar.

“Pemilik usaha THM tidak perlu uji coba lagi apakah Ramadhan ini tutup atau beroperasi. Sebab dalam edaran yang kami berikan jelas tertulis THM tersebut wajib tutup selama Ramadhan,” tutupnya.

Dari kedua lokasi pengawasan, puluhan THM terpantau tidak beroperasi. Larangan beroperasi ini justru dimanfaatkan sebagian managemen THM untuk memperbaiki fasilitas area bisnisnya tersebut.