Sekelumit Sejarah Jawa Timur di Bangsal Merah Boepati Hotel Tugu Malang

KOTA MALANG – Tak sekadar menginap, setiap properti di Hotel tugu malang juga menyimpan narasi budaya yang bisa dinikmati oleh para tamu. Salah satu ruangan tematik yang srat nilai historis adalah Bangsal Merah Boepati. Ruangan ini memiliki properti yang mewakili penggambaran kehidupan para bupati Jawa Timur.

Bangsal Merah Boepati merupakan bagian dari restoran Melati. kental dengan nuansa merah, ruangan tersebut didedikasikan untuk mengenang sejarah Jawa Timur dari pertengahan abad ke-18 hingga akhir abad ke-20 .

“Ruangan bernuansakan Jawa – Cina ini didasarkan pada kehidupan para bupati Jawa Timur pada masa itu, yang masih merupakan penerus Kyai Brondong,” ungkap Public Relation Hotel Tugu Malang, Richard Wardhana.

Pria yang akrab disapa Ochi ini menambahkan, penelitian mengungkapkan, bahwa dua bupati yang pernah memerintah Surabaya bersama-sama, berperang satu sama lain untuk merebutkan kekuasaan.

Akibatnya, salah seorang saudari mereka melarikan diri dan mencari perlindungan di sebuah kapal milik seorang lelaki dari Dinasti Ching, yang tiba di Jawa pada 1754. Mereka jatuh cinta dan kemudian memutuskan untuk menikah, yang kemudian berkembang menjadi Dinasti Tjoa.

Seiring berjalanya waktu, para penerus bupati Surabaya menjalin pertemanan dengan beberapa tokoh Tionghoa Selat Jawa, seperti The Toan Eng, Tjoa Sien Hie, dan tokoh-tokoh berpengaruh lainnya.

Beberapa karya seni yang berkaitan dengan masa sejarah ini, yang ditemukan oleh pendiri Tugu Hotels dan kemudian dipajang di Bangsal Merah Boepati, menunjukkan perpaduan antara budaya Jawa tradisional dan pengaruh Selat Cina. Salah satu koleksi yang bisa dinikmati adalah foto Raden Adi Pati Arijo Tjokro Negoro dan Raden Ajoe Van Soerabaja.

Bersantap di Bangsal Merah Booepati merupakan suatu pengalaman yang berkesan dari sisi budaya maupun menikmati lezatnya berbagai menu restoran Melati. Dengan kapasitas mencapai 20 orang, ruangan ini juga dapat dijadikan tempat untuk mengadakan acara penting seperti rapat, perayaan ulang tahun, makan malam keluarga, pertunangan dan lain sebagainya.

“Tamu dapat langsung menghubungi Hotel Tugu Malang untuk reservasi atau dapat langsung datang untuk melihat ruangan penuh cerita ini secara langsung,” pungkas Ochi.

Penyunting: Fia
foto: istimewa