Sejumlah obyek vital akan menjadi fokus pengamanan.

Sejumlah obyek vital akan menjadi fokus pengamanan. Seperti Balai Kota Malang, kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), dan kantor Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu).

“Kantor para penyelenggara pemilu perlu diamankan untuk mencegah intervensi pihak yang tidak bertanggungjawab,” kata Kapolresta Malang AKBP Asfuri saat ditemui usai apel gelar pasukan Operasi Mantap Praja 2018 di Stadion Gajayana, Malang, Jumat (5/1).

Petugas akan meningkatkan kewaspadaan saat pendaftaran pasangan calon. Yakni, pada 8-10 Januari 2018. “Saat pendaftaran biasanya pasangan calon akan melakukan longmarch atau pengerahan massa. Kami siap melakukan pengawalan dan pengamanan,” tegas Asfuri.

Pada kesempatan ini, Asfuri sekaligus mengimbau agar semua personel dapat melakukan deteksi dini atas fenomena yang berkembang di masyarakat. Khususnya hal-hal yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). “Aparat keamanan juga harus menjaga netralitas. Serta lakukan koordinasi yang baik dengan semua pihak agar pilkada lancar dan aman,” pesan Asfuri.

Di sisi lain, masyarakat diharapkan untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Serta mendukung kepolisian dalam melakukan penegakan hukum. “Masyarakat jangan mudah terhasut dan terprovokasi pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab,” tandas Asfuri.


(fis/JPC)