Sebelum Lebaran Optimistis Tol Mapan Rampung

DIKEBUT: Pembangunan tol Mapan yang melintas di Desa Sumberwaras, Kecamatan Lawang, ini terus dikebut.

LAWANG – Mulai tahun ini, proyek prestisius tol Mapan (Malang–Pandaan) terus dikebut. Di wilayah Kabupaten Malang, pembangunan konstruksi tol sudah dilangsungkan di dua kecamatan.

Di Kecamatan Singosari dan Kecamatan Lawang. Bila tak ada kendala, proyek yang digeber untuk mengurai kemacetan di wilayah Malang Utara itu bakal diselesaikan sebelum Lebaran 2018.

Musaffa, salah satu pekerja yang ditemui koran ini kemarin (27/12) mengaku optimistis target tersebut terpenuhi. ”Itu (target penuntasan) sudah diinstruksikan dari pemerintah,” terangnya.

Hal senada juga sempat disampaikan Menteri PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) Basuki Hadimuljono saat berkunjung ke Malang September lalu. Dengan yakin, dia berujar bila proyek jalan tol sepanjang 38,8 kilometer itu bakal tuntas tahun depan.

DIKEBUT: Pembangunan tol Mapan yang melintas di Desa Sumberwaras, Kecamatan Lawang, ini terus dikebut.

”Mudah-mudahan bisa diselesaikan sesuai target tersebut,” terangnya kala itu. Dampak signifikan dari adanya akses baru itu memang sudah bisa diprediksi sebelumnya.



Contohnya waktu tempuh dari Surabaya menuju Malang. Bila sebelumnya membutuhkan waktu sekitar 120 menit, dengan adanya tol ini diyakini jarak tempuhnya bisa berkurang. Yaitu, 70 menit saja.

Dampak dan efek dari hadirnya tol tersebut memang diharapkan banyak pihak. Khususnya warga di sekitar lokasi proyek. Seperti disampaikan Dayat, 24, warga Desa Sumberwaras, Kecamatan Lawang.

”Saya lihat di kawasan lain cepat, Mas. Dulu nggak ada, tiba-tiba saja sudah datar jadi jalan. Yang di sini paling juga sebentar lagi datar,” kata dia. Dari pantauan koran ini di lokasi, puluhan pekerja tampak sibuk mengoperasikan beberapa alat berat. Ada yang bertugas untuk mengolah tanah, ada pula yang sudah memasang fondasi jalan. (jaf/c2/by)