Sebagian Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar Hampir Rampung

Sebagian Tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar Hampir Rampung

JawaPos.com – Rencana pengoperasian jalan tol Krian-Legundi-Bunder-Manyar (KLBM) belum terwujud. Target awal adalah tol itu beroperasi pada Juni atau Juli. Namun, target tersebut belum bisa terlaksana. Bahkan mundur lagi hingga Desember 2019.

Hingga kemarin (12/6), pembangunan proyek jalan senilai Rp 12 triliun itu terus dikebut. Pengerjaan fisik terkonsentrasi di tiga titik. Yaitu, seksi I Krian-Kedamean, seksi II Kedamean-Boboh, dan seksi III Boboh-Bunder. Seksi IV ruas Bunder-Manyar mulai memasuki tahap persiapan pengerjaan. ”Sudah ada pemasangan tiang pancang dan material (di seksi IV, Red),” kata Andreas Brian, site engineer PT Waskita Bumi Wira, kemarin.

Andreas menyebutkan, progres keseluruhan proyek mencapai 79 persen. Yang paling signifikan terlihat di seksi III ruas Boboh-Bunder. Berdasar pantauan Jawa Pos kemarin, ruas sepanjang 10,57 km itu hampir semuanya tersambung. Artinya, pembangunan tol di ruas Boboh-Bunder hampir rampung. Progresnya sudah sekitar 98 persen. Progres ruas Kedamean-Boboh mencapai 94 persen dan ruas Krian-Kedamean (sekitar 80 persen). ”Pekerjaan utama tinggal pengaspalan,” jelasnya.

Seksi IV ruas Bunder-Manyar juga mulai dikerjakan. Pada tahap awal, dilakukan pemasangan tiang pancang di sejumlah titik. Material juga telah siap. Ruas Bunder-Manyar melintasi sejumlah desa. Di antaranya, Desa Dahanrejo, Suci, Manyarejo, dan Leran. Ujungnya berada di depan gerbang pelabuhan internasional Java Integrated Industrial Port and Estate (JIIPE).



Ketua Tim Pembebasan Tanah (TPT) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) Akhmad Purwanto menyatakan, timnya mulai membebaskan lahan. Inventarisasi dan identifikasi lahan dilakukan.