SEA Games 2019: Myanmar Lebih Bugar, Bagaimana Cara Timnas Indonesia U-23 Mengatasinya?

Pengakuan Pelatih Timnas Laos U-23 Usai Kalah Telak dari Indonesia di SEA Games 2019 - JPNN.com

Jumat, 06 Desember 2019 – 10:46 WIB

Pemain Timnas Indonesia U-23 Saddil Ramdani (kedua kiri) selebrasi bersama rekannya usai mencetak gol ke gawang Laos dalam laga Grup B SEA Games 2019 di Stadion City of Imus Grandstand, Filipina, Kamis (5/12). Foto: ANTARA

jpnn.com, MANILA – Timnas Indonesia U-23 langsung bersiap untuk menghadapi Myanmar dalam laga semifinal SEA Games XXX/2019 Filipina yang digelar Sabtu (7/12). Secara fisik, Indonesia masih kalah bugar sehari dengan Myanmar yang telah menyelesaikan pertandingannya pada Rabu (4/12).

Pelatih Timnas Indonesia U-23 Indra Sjafri pun tak mau terpengaruh dengan kondisi tersebut. Bagi dia, kalau mau melihat keuntungan Myanmar seluruhnya, maka bukan hanya soal recovery yang menguntungkan mereka.

“Berarti Myanmar beruntung (jeda lebih lama, red) dan di grup dia juga cuma empat (kali main, red). Tetapi, bukan di situ fokus kami, kenapa kami harus memikirkan tentang recovery orang. kami fokus dengan recovery kami,” ungkap Indra.

Pelatih berkumis itu memilih untuk memikirkan soal Indonesia sendiri agar bisa melakukan recovery dengan cepat. Karena itu, Indra meminta agar dokter tim dan fisioterapi Timnas Indonesia memaksimalkan langkah itu.

“Fokus kami ialah bagaimana pemain kami bisa recovery dengan cepat dengan jeda cuma sehari. Mudah-mudahan tim dokter dan fiso mulai hari ini sekarang sudah melakukan recovery pemain dan besok akan lihat siapa yang paling fit dan siap, itu yang akan kami mainkan,” tandasnya.

Indonesia sendiri akan menghadapi Myanmar di Rizal Memorial Stadium, Manila. Melihat sang calon lawan, memang soal kebugaran menjadi tantangan tersendiri bagi Skuad Garuda Muda. Belum lagi, Myanmar di level kelompok umur selama ini dikenal lebih baik dan berada di atas Indonesia karena sudah pernah lolos ke Piala Dunia U-20.(dkk/jpnn)