SD Negeri Panggungrejo 04 Kepanjen Dulang Prestasi di Ajang Rector Cup ITN Malang

Menang dalam ajang Rector Cup ITN Malang melengkapi prestasi SD Negeri Panggungrejo 4 Kepanjen dalam kejuaraan sepak bola tingkat SD. Berhasil meraih juara I dan berhak memboyong Piala Bergilir Rector Cup ITN Malang serta meraih Top Skor merupakan prestasi yang membanggakan bagi tim besutan David Sumardi pelatih sekaligus guru olahraga SD Negeri Panggungrejo.

“Sangat senang dan bangga menang dalam Rector Cup ITN. Ini melengkapi prestasi kami karena bulan-bulan ini juga meraih kejuaran dari beberapa turnamen,” katanya saat ditemui di lokasi penyerahan hadiah di Kampus II ITN Malang, Minggu (14/1).

Meskipun sempat menghadapi lawan yang berat dari MI Raudlatul Nasyihin Singosari di sesi final, namun dengan pengalaman dan kesiapan menjadi kunci sukses SDN Panggungrejo dalam meraih juara. “Postur tubuh lawan-kan lebih besar, tenaganya juga lebih kuat, sedangkan SD kami kecil-kecil,” tambahnya.

David mengungkapkan, anak didiknya yang tergabung dalam ekstra kurikuler sepak bola harus giat berlatih seusai sekolah. “Latihan seminggu empat kali, kalau mendekati turnamen bisa lima sampai enam kali,” ungkap lulusan IKIP Budi Utomo ini.

SD Negeri Panggungrejo 04 Kepanjen Dulang Prestasi di Ajang Rector Cup ITN Malang

SD Negeri Panggungrejo 04 Kepanjen Dulang Prestasi di Ajang Rector Cup ITN Malang

Sebagai sekolah rujukan pembina, SD Negeri Panggungrejo 4 Kepanjen memiliki Sekolah Sepak Bola (SBB) sebagai ekstra kurikuler. Bahkan satu tahun terakhir ini mendapat bantuan dana dari pemerintah. “Kami mendapat bantuan dana 10 juta untuk pengembangan ekstra kurikuler sepak bola, dan ini satu-satunya di Indonesia ada SBB tingkat SD,” akunya, SBB sudah membina 38 siswa mulai kelas satu s ampai kelas enam.

Prestasi SD Negeri Panggungrejo 04 kepanjen dalam sepak bola sudah tidak diragukan lagi. Pernah memenangkan juara I pada ajang Lawang Amoeba Soccer, juara I turnamen SD se-Kabupaten Malang, serta pernah masuk dalam 48 tim SD terbaik se-Jawa Timur. “Setelah ini kami diundang ke Blitar untuk mengikuti turnamen Wali Kota,” kata David yang telah mengantongi lisensi wasit C2. (mer/humas)