Satpol PP Tertibkan PKL Liar Sinergi Jawa Pos

PKL hanya mendapat pembinaan dan didesak tidak menempati kawasan terlarang. Penertiban PKL dilakukan di beberapa titik di pusat kota. Di antaranya, Pasar Sorjen di Jalan Panglima Sudirman, Jalan Raya Trunojoyo, dan area alun-alun Bangkalan.

Plt Kepala Satpol PP Bangkalan Muhammad Rufa’i menyatakan, penertiban PKL liar sudah menjadi agenda rutin instansinya. Jika ada PKL yang berjualan di fasilitas umum, sudah pasti mengganggu masyarakat lainnya sehingga harus ditertibkan.

Dengan demikian, warga lain yang menggunakan fasilitas umum tidak terganggu. Selain itu, untuk memperindah kawasan fasilitas umum. Dia tidak melarang PKL berjualan untuk mengais rezeki. Namun, tetap memerhatikan aturan.

”Kami bertindak seperti ini tidak bermaksud memutus rezeki pedagang untuk berjualan. Silakan jualan, tapi jangan berjualan di tempat-tempat yang dilarang,” imbaunya.



Menurut dia, sedikitnya ada 15 PKL yang ditertibkan kemarin. Pedagang maupun barang dagangan tidak disita. Timnya hanya menyuruh pedagang memindahkan lapak dan melakukan pembinaan kepada para PKL.

Rufa’i berjanji akan terus melakukan penertiban terhadap PKL yang berjualan di tempat terlarang. Jika PKL pernah terjaring penertiban, kemudian dalam penertiban berikutnya tetap mokong, dia mengancam akan menyita barang dagangan para pedagang. Itu dilakukan untuk memberikan efek jera.

”Kami akan terus melakukan penertiban jika ada PKL yang tetap mokong berjualan di tempat terlarang,” janjinya.

(mr/bam/onk/han/bas/JPR)