Sasar Perempuan, Menawan Gerakkan UMKM di RW

Perempuan dan anak muda. Dua golongan ini merupakan golongan yang disasar pasangan Ya’qud Ananda Gudban-Ahmad Wanedi (Menawan) untuk memenangkan pemilihan wali kota (pilwali) Juni mendatang. Sebab, diperkirakan mayoritas pemilih di Malang meliputi dua kalangan tersebut.

MALANG KOTA – Perempuan dan anak muda. Dua golongan ini merupakan golongan yang disasar pasangan Ya’qud Ananda Gudban-Ahmad Wanedi (Menawan) untuk memenangkan pemilihan wali kota (pilwali) Juni mendatang. Sebab, diperkirakan mayoritas pemilih di Malang meliputi dua kalangan tersebut.

Untuk mendekati dua kalangan ini, jargon #AyoNotoMalang digelorakan. Dengan jargon tersebut, diharapkan anak muda bisa terketuk dan peduli pada politik. Setelah peduli, baru pilihannya adalah Menawan. ”Kami sebenarnya ingin mengajak semua komponen di Malang untuk menata Kota Malang ini,” kata juru bicara tim Menawan Dito Arief kemarin (14/2).
Dia melanjutkan, nanti akan ada metode tersendiri untuk menjaring segmen-segmen di masyarakat. ”Kalau ke anak muda, kami tidak langsung mengajak mereka membahas politik,” ujarnya.

Dia menjelaskan, tim ingin melemparkan isu-isu yang beredar di masyarakat seperti kemacetan, banjir, pelayanan publik, atau jalan berlubang kepada generasi muda agar mereka lebih kritis terhadap situasi. ”Oleh karena itu, kami masuk lewat #AyoNotoMalang ini,” terang pria yang juga sekretaris DPD PAN Kota Malang itu.
Dengan begitu, pihaknya secara tidak langsung juga melibatkan anak muda dalam proses membangun Kota Malang. ”Oleh karena itu kami ingin masuk ke sana, mengajak mereka diskusi,” katanya. Lebih jauh, tim tak hanya menyasar anak muda di Malang, melainkan juga anak muda dari luar Kota Malang untuk peduli dengan kota yang mereka tinggali.

Sementara itu, sebagai satu-satunya paslon perempuan dalam pilwali 2018, Dito yakin pencalonan Nanda ¬–sapaan akrab Ya’qud Ananda Gudban– juga bakal menarik banyak suara dari kalangan perempuan. Dari situ, dia ingin memproklamirkan bahwa perempuan juga mampu mengemban tugas sebagai kepala daerah. ”Kami juga ingin menunjukkan jika perempuan itu berdaya dan mampu,” tegas dia.
Timnya, kata dia, akan lebih memberdayakan ibu-ibu rumah tangga. Menurutnya, Menawan akan menggerakkan UMKM di setiap RW yang ada di Kota Malang. ”Itu meliputi baik produk yang sudah ada namun kurang, ataupun yang masih belum sama sekali,” lanjut alumnus SMAN 38 Jakarta itu. Hal tersebut untuk membuktikan kalau ekonomi lokal menjadi prioritas untuk dikembangkan.

Baginya, sosok Nanda juga bisa menunjukkan kepada masyarakat bahwa perempuan juga mampu jadi pemimpin. ”Sosok Mbak Nanda ini perempuan, ibu rumah tangga, ibu bagi anak-anaknya, serta seorang doktor. Yang artinya, perempuan dengan pendidikan tinggi,” pungkasnya.

Pewarta : Gigih Mazda
Penyunting : Irham Thoriq
Copy Editor : Arief Rohman
Foto : Falahi Mubarok