Sampah 'Sisa Pertempuran' Menumpuk Sepanjang Jalan MH Thamrin

Sampah

JawaPos.com – Bentrokan hari kedua antara pengunjuk rasa dengan aparat kepolisian Kamis (23/5), berangsur reda. Hasilnya, tumpukan sampah ‘sisa pertempuran’ tampak menghiasi halaman Kantor Bawaslu, Jakarta.

Tak hanya di depan kantor Bawaslu, ceceran sampah yang didominasi oleh batu dan botol air, yang sebelumnya digunakan sebagai ‘amunisi’ massa it tampak menghiasi sepanjang perempatan Jalan MH Thamrin.

Berdasarkan pengamatan JawaPos.com, serakan sampah tersebut sampai dini hari tadi masih belum dibersihkan oleh petugas kebersihan. Pasalnya, meski massa telah berhasil didorong mundur, sampai saat ini bentrokan antara massa dan kepolisian masih berlanjut.

Genangan air dan sampah batu juga botol air tampak menumpuk dan berserakan di Jalan MH Thamrin depan kantor Bawaslu. (Igman/JawaPos.com)

Tumpukan sampah tersebut membuat jalanan di depan kantor Bawaslu sedikit tergenang. Itu karena sisa air dari water canon polisi dan mobil pemadam kebakaran yang sempat memadamkan kobaran api di area pengunjuk rasa.



Mengingat volume sampah yang begitu besar, belum diketahui secara pasti apakah jalanan ‘bekas pertempuran’ tersebut dapat digunakan para pengendara yang ingin melintas kawasan Jalan MH Thamrin, baik menuju Jalan Medan Merdeka ataupun untuk Jalan Jenderal Sudirman pada esok hari.

Sebagai informasi, hingga pukul 01.15 WIB, bentrokan antara pengunjuk rasa dengan aparat kepolisian masih terus berlanjut. Kali ini, bentrokan terbelah menjadi dua sektor. Yakni, bentrokan dari arah Jalan MH Thamrin menuju Menteng dan bentrokan dari arah Jalan MH Thamrin menuju Tanah Abang.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sejak Senin (20/5) menyatakan, korban jiwa dari bentrokan aparat dan pengunjuk rasa mencapai 6 orang. Sedangkan korban luka-luka sekitar 200 orang. Data tersebut merupakan terbaru pukul 09.00 WIB.

Korban meninggal dan luka-luka sendiri tersebar di sejumlah rumah sakit. Antara lain Rumah Sakit Pelni, Rumah Sakit Budi Kemuliaan, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) dan Rumah Sakit Angkatan Laut Mintoharjo.